Dilarang Masuk Puncak, Ini Kata Pengusaha Bus - Kompas.com

Dilarang Masuk Puncak, Ini Kata Pengusaha Bus

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 05/05/2017, 17:08 WIB
Polres Bogor. Pemasangan papan pelarangan kendaraan roda enam atau lebih untuk memasuki puncak.

Jakarta, KompasOtomotif – Berwisata ke daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat nampaknya sudah tidak bisa lagi menggunakan bus besar dengan enam roda. Pasalnya, dari unggahan foto di akun instagram Polres Bogor, papan larangan sudah dipasangkan.

Menanggapi kondisi tersebut, Kurnia Lesani Adnan, Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) menangatakan, kalau ini merupakan aturan yang tidak masuk akal. Karena menurutnya, lebih baik truk yang dilaang bukan bus penumpang.

Baca juga : Sering Kecelakaan Bus, Ada Apa dengan Puncak?

“Kalau laranganya untuk kendaraan berat (truk) masuk akal. Jika angkutan penumpang yang dilaran. Bisa dibayangkan masyarakat yang ingin piknik harus naik minibus roda empat. Pertanyaan, apakah minibus sudah pasti aman? Menurut saya tidak,” ujar Kurnia kepada KompasOtomotif, Jumat (5/4/2017).

Kurnia melanjutkan, kalau yang semestinya ditata itu adalah pola pikir masyarakatnya, mulai dari pengusaha, pengemudi atau crew, travel organizer dan penggunanya (penyewa) langsung agar sadar akan hak dan kewajiban para pihak.

“Lebih dari itu juga mungkin infrastruktur seperti rambunya diperjelas dan disesuaikan lagi pada titik-titik rawan kecelakaan, seperti garis kejut yang dipasang sebelum spot rawan,” tutur Kurnia.

Bukan hanya itu, Kurnia menyebutkan juga pihak pengusaha bus tidak diajak membicarakan terkait dengan aturan ini. “Kami tidak diajak diskusi perihal ini, secara spontan saja kami mengetahuinya di media diberitakan ketentuan tersebut. Hanya senyum yang bisa kami berikan,” ujar Kurnia.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Modifikasi
Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

News
Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar 'Hatchback'

Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar "Hatchback"

News
Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

News
Kupas 'Coupe' Sport Lexus LC500

Kupas "Coupe" Sport Lexus LC500

Produk
Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

News
McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

News
Honda Jazz 'Facelift' Lebih Mahal Rp 6 Juta

Honda Jazz "Facelift" Lebih Mahal Rp 6 Juta

Produk
McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

Produk
Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Produk
Mazda CX-8 Tantang CR-V 7-Penumpang Tahun ini

Mazda CX-8 Tantang CR-V 7-Penumpang Tahun ini

News
Motor Bebek Malaysia Mau Adu Nasib di Indonesia

Motor Bebek Malaysia Mau Adu Nasib di Indonesia

News
BMW Motorrad Cetak Rekor Jualan Paruh Pertama 2017

BMW Motorrad Cetak Rekor Jualan Paruh Pertama 2017

News
Pasar Mobil Malaysia Tumbuh 1,7 Persen Akhir 2017

Pasar Mobil Malaysia Tumbuh 1,7 Persen Akhir 2017

News
Bahas Desain Lampu Revolusioner Mitsubishi Expander

Bahas Desain Lampu Revolusioner Mitsubishi Expander

News
Close Ads X