Sensasi Baru Berkendara Yaris Heykers - Kompas.com

Sensasi Baru Berkendara Yaris Heykers

Stanly Ravel
Kompas.com - 20/03/2017, 07:42 WIB
Otomania/Setyo Adi Tes performa Yaris Heykers

Jakarta, KompasOtomotif - Setelah membahas tampilan ekterior dan interior, giliran merasakan performa Toyota Yaris Heykers. Untuk urusan ini akan sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan Yaris konvensional.

Baca: Detail Pesona Adventure Yaris Heykers

Adanya tiga ubahan signifikan, yakni ground clearance, mesin, dan transmisi membuat sisi driving experience baru bagi pengendaranya.

Toyota membenamkan mesin 2NR-FE dengan gearbox CVT untuk Heykers. Hasilnya memang berbeda dengan Yaris transmisi otomatis konvensional yang menggunakan mesin 1NZ-FE. Tarikan awal terasa lebih berat, namun sangat umum terjadi pada mobil-mobil bertransmisi CVT.

Otomania/Setyo Adi Mesin 2NR-FE dengan gearbox CVT.

Sisi positifnya, kali ini perpindahan gigi terasa lebih halus. Sedangkan yang butuh tenaga lebih responsif, tinggal menggeser tuas ke arah bawah untuk memainkan mode manual tujuh transmisi percepatannya.

Mencoba langsung menekan gas lebih dalam alias kickdown, ternyata putaran tenaganya tidak serta merta instan kelauar. Masih ada gejala lag meski rpm sudah berjalan yang membuat tenaga seperti telat untuk merespons.

Otomania/Setyo Adi Tes performa Yaris Heykers
Untungnya situasi ini tidak terjadi terus-menerus. Mulai masuk putaran atas, kerja mesin mulai mudah menanggapi tiap tenaga yang dibutuhkan.

Baca: Kabin Yaris Heykers yang Biasa Saja

Menariknya, saat berjalan pada kecepatan 60 kpj dengan tinggi ground clearance 185 mm atau naik 35 mm dari versi biasa, tidak membuat Heykers mengalami gejala limbung. Sensasi manuvernya masih lincah dan asik diajak untuk menyalip di kemacetan Ibu Kota.

Otomania/Setyo Adi Toyota Yaris Heykers

Dengan kombinasi suspensi TRD dan profil ban yang lebih tebal, Heykers lebih pede melibas jalan non-aspal. Untuk pengendara wanita, tentunya hal ini menjadi poin tambahan saat mengendarainya, apalagi bantingan suspensi tetap stabil, tidak keras atau lembut, relatif ideal.

PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Target Penjualan Mobil 2018 Tidak Berkembang

Target Penjualan Mobil 2018 Tidak Berkembang

News
Penjualan Mobil Indonesia 2017 Jalan di Tempat

Penjualan Mobil Indonesia 2017 Jalan di Tempat

News
Pemodifikasi “Mobil Muka Dua” yang Viral Disebut Belum Terarah

Pemodifikasi “Mobil Muka Dua” yang Viral Disebut Belum Terarah

Modifikasi
Bekal AHM, Buat yang Mau “Trabas” Pakai Trail Honda

Bekal AHM, Buat yang Mau “Trabas” Pakai Trail Honda

Tips N Trik
Ragam dan Harga Side Box NMAX

Ragam dan Harga Side Box NMAX

Aksesoris
Aksesori Honda CRF150L Masih Sulit Dicari

Aksesori Honda CRF150L Masih Sulit Dicari

Modifikasi
Modifikator “Vios Muka Dua” di Bandung Masih Misteri

Modifikator “Vios Muka Dua” di Bandung Masih Misteri

Modifikasi
Pilihan Ban Mobil buat MPV Premium

Pilihan Ban Mobil buat MPV Premium

Aksesoris
All New Rush Tak Limbung Lagi, tapi...

All New Rush Tak Limbung Lagi, tapi...

Tes
Rawat Busi Motor, Jangan Pakai Amplas dan Sikat Kawat

Rawat Busi Motor, Jangan Pakai Amplas dan Sikat Kawat

Tips N Trik
PCX Baru Tidak Bisa Langsung Pakai Aksesoris

PCX Baru Tidak Bisa Langsung Pakai Aksesoris

Tips N Trik
Pakai Busi Racing di Mesin Standar, Mubazir

Pakai Busi Racing di Mesin Standar, Mubazir

Tips N Trik
Xpander Bisa Kuasai Magelang

Xpander Bisa Kuasai Magelang

News
Konsekuensi dan Solusi Ketika Motor Salah Isi Bensin Pakai Solar

Konsekuensi dan Solusi Ketika Motor Salah Isi Bensin Pakai Solar

Tips N Trik
Usulan dari Polisi buat Cegah Kemacetan di Jalan MH Thamrin

Usulan dari Polisi buat Cegah Kemacetan di Jalan MH Thamrin

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM