Solusi Kemenhub Jaga Harga Mobil Bekas Taksi "Online" - Kompas.com

Solusi Kemenhub Jaga Harga Mobil Bekas Taksi "Online"

Stanly Ravel
Kompas.com - 17/03/2017, 16:04 WIB
Stanly/KompasOtomotif Mobil LCGC 1.000 cc boleh jadi taksi onlline

Jakarta, KompasOtomotif - Selain mengizinkan mobil 1.000 cc jadi taksi online, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga merevisi peraturan uji kendaraan bermotor alias KIR. Saat ini prosesnya tidak lagi memberikan tanda pada sasis kendaraan tapi cukup dengan pemasangan tambahan plat khusus atau peneng.

Humas Ditjen Perhubungan Darat Pitra Setiawan, menjelaskan cara lama pengujian KIR menjadi masalah yang selama ini dihadapi, banyak anggota taksi online yang mangkir tidak mengikuti KIR.

"Uji KIR yang kemarin dilakukan dengan mengetok nomor pada sasis mobil. Hal ini dianggap bisa menurunkan harga jual mobil, jadi mereka (taksi online) tidak terima. Kita fasilitasi masukkannya dan saat ini hanya menggunakan peneng yang akan ditempel di bagian mesin atau plat nomor saja," kata Pitra kepada KompasOtomotif, Rabu (15/3/2017).

Cara tersebut menurut Pitra menjadi win-win solution yang diterapkan Kemenhub. Para mitra taksi online tidak bisa beralasan lagi untuk tidak mengikuti KIR karena pemerintah sudah mengikuti aspirasi mereka.

KOMPAS.com/YOGA SUKMANA Desain stiker taksi online dari Kementerian Perhubungan

"Ini mempermudah mereka, jadi saat mereka sudah berhenti atau tidak lagi menjadi anggota taksi online, plat tadi bisa dilepas tanpa merusak atau meninggalkan bekas tanda pada sasis mobil," kata Pitra.

Pemerintah juga memberikan kelonggaran lain bagi mitra yang baru saja membeli mobil untuk dijadikan taksi online. Hal ini berupa pembebasan dari uji KIR selama enam bulan.

"Cuma enam bulan, setelah itu mereka juga wajib mengikuti uji KIR, karena itu kan tetap salah satu syaratnya," kata Pitra.


PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Lexus Indonesia Mau Garap Mobkas

Lexus Indonesia Mau Garap Mobkas

News
“Wholesales” Lexus Paruh Pertama 2017 Melejit

“Wholesales” Lexus Paruh Pertama 2017 Melejit

News
Tipikal Konsumen McLaren di Indonesia

Tipikal Konsumen McLaren di Indonesia

News
Tiga Primadona Auto2000 pada Separuh Pertama 2017

Tiga Primadona Auto2000 pada Separuh Pertama 2017

News
SUV Lexus Masih Mendominasi Indonesia

SUV Lexus Masih Mendominasi Indonesia

News
Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Modifikasi
Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

News
Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar 'Hatchback'

Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar "Hatchback"

News
Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

News
Kupas 'Coupe' Sport Lexus LC500

Kupas "Coupe" Sport Lexus LC500

Produk
Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

News
McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

News
Honda Jazz 'Facelift' Lebih Mahal Rp 6 Juta

Honda Jazz "Facelift" Lebih Mahal Rp 6 Juta

Produk
McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

Produk
Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Produk
Close Ads X