“Airbag” Tata Xenon XT Bisa Dionaktifkan - Kompas.com

“Airbag” Tata Xenon XT Bisa Dionaktifkan

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 15/03/2017, 18:19 WIB
Ghulam/KompasOtomotif Posisi saklar airbag.

Jakarta, KompasOtomotif – Meski diakui lebih menyasar segmen komersial, mulai dari pertambangan, perkebunan dan operasional institusi pemerintah, pikap kabin ganda Tata Xenon XT D-Cab 4x4 tetap tak ketinggalan fitur keamanan.  

Mulai dari sabuk pengaman dengan teknologi pretensioner, dual airbag, dan sistem pengereman yang dilengkapi perangkat anti-lock braking system (ABS). Namun, dari beberapa komponen penunjang keselamatan tersebut, ada yang cukup unik pada sistem airbag.

Fungsi airbag untuk kursi penumpang depan, ternyata bisa dimatikan dan diaktifkan kembali, sesuai dengan keinginan. Memang tampak beresiko, tapi ini dianggap bisa mengefisiensi biaya perbaikan, ketika airbag mengembang saat terjadi tabrakan.

“Sedangkan airbag untuk pengemudi selalu aktif dan tidak bisa di on-off kan, jadi hanya untuk bangku penumpang saja. Tujuannya untuk mengurangi beban pemeliharaan. Karena akan sayang kalau kedua airbag meletus, padahal hanya berkendara sendiri (pengemudi),” ujar Mohamad Arief Budiman, Technical Trainer Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Selasa (14/3/2017).

Arief mengatakan, tidak perlu khawatir lupa, karena sudah ada juga indikator peringatan, ketika airbag penumpang dalam kondisi tidak aktif. Posisi indikatornya ada di bagian tengah, tepat di atas headunit dan tepat di sebelah jam digital.

“Ada indikatornya, demi menghindari kelupaan, pemosisiannya di dasbor bagian tengah, jadi baik pengemudi maupun penumpang bisa melihat. Karena kalau hanya ditempatkan pada instrumen cluster, hanya bisa dilihat pengemudi, tapi kalau ditegah keduanya bisa melihat (penumpang dan pengemudi),” tutur Arief.

Posisi saklar untuk menghidupkan dan mematikan fungsi airbag penumpang ini, ada di bagian samping dasbor di depan bangku penumpang, dan tertutup pintu kiri depan. Pengoperasiannya hanya menggunakan kunci kontak biasa yang tinggal diputar, sesuai dengan arah yang ditentukan.

“Kalau mengganti airbag yang rusak, biayanya berkisar antara Rp 5 juta sampai Rp 10 juta,” ujar Arief.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Target Penjualan Mobil 2018 Tidak Berkembang

Target Penjualan Mobil 2018 Tidak Berkembang

News
Penjualan Mobil Indonesia 2017 Jalan di Tempat

Penjualan Mobil Indonesia 2017 Jalan di Tempat

News
Pemodifikasi “Mobil Muka Dua” yang Viral Disebut Belum Terarah

Pemodifikasi “Mobil Muka Dua” yang Viral Disebut Belum Terarah

Modifikasi
Bekal AHM, Buat yang Mau “Trabas” Pakai Trail Honda

Bekal AHM, Buat yang Mau “Trabas” Pakai Trail Honda

Tips N Trik
Ragam dan Harga Side Box NMAX

Ragam dan Harga Side Box NMAX

Aksesoris
Aksesori Honda CRF150L Masih Sulit Dicari

Aksesori Honda CRF150L Masih Sulit Dicari

Modifikasi
Modifikator “Vios Muka Dua” di Bandung Masih Misteri

Modifikator “Vios Muka Dua” di Bandung Masih Misteri

Modifikasi
Pilihan Ban Mobil buat MPV Premium

Pilihan Ban Mobil buat MPV Premium

Aksesoris
All New Rush Tak Limbung Lagi, tapi...

All New Rush Tak Limbung Lagi, tapi...

Tes
Rawat Busi Motor, Jangan Pakai Amplas dan Sikat Kawat

Rawat Busi Motor, Jangan Pakai Amplas dan Sikat Kawat

Tips N Trik
PCX Baru Tidak Bisa Langsung Pakai Aksesoris

PCX Baru Tidak Bisa Langsung Pakai Aksesoris

Tips N Trik
Pakai Busi Racing di Mesin Standar, Mubazir

Pakai Busi Racing di Mesin Standar, Mubazir

Tips N Trik
Xpander Bisa Kuasai Magelang

Xpander Bisa Kuasai Magelang

News
Konsekuensi dan Solusi Ketika Motor Salah Isi Bensin Pakai Solar

Konsekuensi dan Solusi Ketika Motor Salah Isi Bensin Pakai Solar

Tips N Trik
Usulan dari Polisi buat Cegah Kemacetan di Jalan MH Thamrin

Usulan dari Polisi buat Cegah Kemacetan di Jalan MH Thamrin

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM