Sabtu, 25 Maret 2017

Otomotif

Sebulan Lagi, Honda Selesaikan Studi Motor Listrik di Indonesia

AHM (dari kanan di atas motor) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Pudji Hartanto bersama dengan Direktur Marketing AHM Margono Tanuwijaya mencoba motor listrik Honda EV Neo dalam acara pembukaan uji coba perilaku berkendara sepeda motor listrik di Kementrian Perhubungan Darat (2/9). AHM mendukung program pemerintah “Uji Coba Perilaku Berkendara? Sepeda Motor Listrik” sebagai upaya menyiapkan alternatif kendaraan bermotor yang ramah lingkungan untuk masyarakat Indonesia.

Jakarta, KompasOtomotif – Awal September 2016, Astra Honda Motor (AHM) menyelenggarakan program “Uji Coba Perilaku Berkendara Sepeda Motor Listrik”, bersama dengan Kementerian Perhubungan, dan dari pihak akademisi Universitas Indonesia.

Uji coba tersebut diselenggarakan hanya dalam waktu satu bulan (September-Oktober 2016), dan melibatkan para pengguna sepeda motor di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Namun, tiga bulan sudah berlalu, kesimpulan atau hasil dari uji coba belum dipublikaskan.

Baca juga : Motor Listrik Honda Diuji Coba di Jakarta

Saat ditanyakan kepada pihak AHM, melalui Margono Tanuwijaya, Direktur Pemasaran Astra Honda Motor (AHM), dirinya mengatakan kalau hasilnya kemungkinan baru akan keluar satu bulan lagi, sekitar Maret 2017.

“Sudah selesai survei, hasilnya lagi diolah, kalau sudah ada nanti kami serahkan ke kementerian, dan kerjasama ini juga bersama Universitas Indonesia. Memang sudah selesai tapi untuk menjadi sebuah kesimpulan masih perlu proses,” ujar Margono kepada KompasOtomotif , Senin (30/1/2017).

Margono melanjutkan, dirinya berharap kalau hasil dari program ini bisa memberikan masukan kepada pemerintah yang kan menelurkan kebijakan dan infrastruktur, serta perodusen sepeda motor Tanah Air, ketika akan menghadirkan sepeda motor listrik di pasar Indonesia.

“Melalui karakteristik atau behavior dari pengendara sepeda motor listrik, bisa jadi masukan untuk produsen terkait kebutuhan konsumen, dari sisi regulasi juga bagaimana nanti keluarnya, dan beberapa hal positif lainnya,” ucap Margono.

Penulis: Ghulam Muhammad Nayazri
Editor : Agung Kurniawan
TAG: