”Tarian” Lincah Yamaha R15 di Aspal Sentul - Kompas.com

”Tarian” Lincah Yamaha R15 di Aspal Sentul

Donny Apriliananda
Kompas.com - 30/01/2017, 18:47 WIB
Otomania/Setyo Adi Tes ride Yamaha R15 di Sentul

Jakarta, KompasOtomotif – Hampir tidak ada yang tersisa dari R15 lawas pada versi terbaru. Yamaha merombaknya total, termasuk paket suspensi, rangka, dan ukuran-ukuran detail untuk menghadirkan kenyamanan, terutama saat melaju kencang, menikung, serta melewati jalan bumpy.

Saat digeber pada trek Sirkuit Sentul, belum lama ini, kelincahan dan kestabilan Yamaha All New R15 bisa diacungi jempol. KompasOtomotif merasakan sepeda motor sport fairing 155 cc ini ringan saat melaju. Rasanya gampang dibelokkan saat dipakai ”miring-miring” di tikungan.

Yamaha R15 Terbaru ?Anti-Pegal?

Bekal awal yang mendukung performa itu adalah suspensi depan upside down yang sudah dikenal memberikan kestabilan lebih baik. Lalu, rangka deltabox ternyata juga sedikit direvisi, begitu juga lengan ayun dengan ketinggian berbeda. Paket ini memberikan kesan lebih rigid saat melaju.

Seperti yang diucapkan Yu Kitamura, Project Leader All New R15 ST. Development Division Yamaha Motor Company Ltd, distribusi bobot motor dibuat makin baik, imbang antara depan dan belakang atau biasa disebut 50:50.

Otomania/Setyo Adi All New R15 diperkenalkan di Indonesia
Peredaman dan pantulan suspensi memang sedikit lebih keras, namun tetap ada rasa empuk di bagian belakang untuk mengimbangi kenyamanan. KompasOtomotif mencoba lebih kencan di tikungan, meski tak sampai knee down, paket suspensi ini bikin motor tetap anteng.

Kemudahan dikontrol inilah yang lalu digabungkan dengan fitur slipper clucth, membuat performa keluar tikungan begitu menonjol. Tenaga terbuang jadi sangat minim, dan inilah yang menjadi salah satu kelebihan utama R15 dibandingkan kompetitor.

Mengejar ?Top Speed? Yamaha All New R15

Menariknya, Yamaha membuat ban R15 makin lebar. Ukuran bagian belakang 140/70, sedangkan depan 100/80. Saat area kontak karet ban dan aspal lebih banyak, otomatis motor jadi makin stabil ketika melibas tikungan.

”Kami tak cuma mengembangkan mesin agar lebih kencang, tetapi juga desain dan kenyamanan. Semua digabung dan menjadi prioritas, tidak ada faktor yang menonjol,” kata Kitamura San.

PenulisDonny Apriliananda
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Modifikasi
Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

News
Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar 'Hatchback'

Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar "Hatchback"

News
Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

News
Kupas 'Coupe' Sport Lexus LC500

Kupas "Coupe" Sport Lexus LC500

Produk
Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

News
McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

News
Honda Jazz 'Facelift' Lebih Mahal Rp 6 Juta

Honda Jazz "Facelift" Lebih Mahal Rp 6 Juta

Produk
McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

Produk
Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Produk
Mazda CX-8 Tantang CR-V 7-Penumpang Tahun ini

Mazda CX-8 Tantang CR-V 7-Penumpang Tahun ini

News
Motor Bebek Malaysia Mau Adu Nasib di Indonesia

Motor Bebek Malaysia Mau Adu Nasib di Indonesia

News
BMW Motorrad Cetak Rekor Jualan Paruh Pertama 2017

BMW Motorrad Cetak Rekor Jualan Paruh Pertama 2017

News
Pasar Mobil Malaysia Tumbuh 1,7 Persen Akhir 2017

Pasar Mobil Malaysia Tumbuh 1,7 Persen Akhir 2017

News
Bahas Desain Lampu Revolusioner Mitsubishi Expander

Bahas Desain Lampu Revolusioner Mitsubishi Expander

News
Close Ads X