Aturan Tak Tertulis Memasang Kaca Film - Kompas.com

Aturan Tak Tertulis Memasang Kaca Film

Donny Apriliananda
Kompas.com - 08/01/2017, 16:02 WIB
KompasOtomotif-Donny Apriliananda Kaca film Wincos dengan tipe baru yang membidik segmen harga tengah.

Jakarta, KompasOtomotif – Memasang kaca film bukan perkara mudah. Selain harus dikerjakan oleh tangan yang ahli, ada aturan tak tertulis yang wajib dijadikan patokan. Biasanya, ”aturan” ini sudah dipegang masing-masing ahli yang biasa memasang.

Seperti dijelaskan Syahla, dari bengkel aksesori JDM Audio di Tebet, Jakarta Selatan, (5/1/2017), bahwa ”aturan-aturan” itu memang tidak wajib diikuti, sesuai selera saja. Namun jika dilakukan, kualitas pemasangan akan lebih baik.

”Ya misalnya kegelapan maksimal kaca depan, samping, dan belakang, Atau daya serap panas masing-masing pelapis harus dilihat sesuai kebutuhan,” ucap Syahla.

Berikut ”aturan-aturan tak tertulis dalam hal pemasangan kaca film:

1. Kaca Depan. Perhatikan tingkat persentase kegelapan. Untuk kaca depan, sebaiknya penggunaannya maksimal 40 persen. Jika lebih dari itu, akan berpengaruh pada visibilitas atau jarak pandang saat berkendara, terutama saat malam.

”Jangan hanya memikirkan silau atau perlindungan dari sinar matahari, perhitungkan juga jarak pandang dan keamanan,” ujar Syahla.

2. Kaca Samping dan Belakang. Selanjutnya, untuk bagian samping dan belakang, hindari juga tingkat kegelapan yang terlalu gelap. Maksimal penggunaannya adalah 80 persen. Lebih dari itu, dipastikan mengganggu visibilitas atau jarak pandang. Ini berbahaya saat berkendara atau parkir di saat gelap.

3. Mirroring. Silakan memasang kaca film jenis ini, asal mengikuti kegelapan maksimal yang sudah ditetapkan pada dua poin tersebut di atas. Kaca film ini punya kemampuan tidak tembus ketika orang lain melihat ke dalam kabin.

Penggunaan pelapis kaca film jenis mirroring atau reflektif ini bisa diaplikasikan untuk semua mobil. Hal ini tidak berdampak apa-apa, hanya perbedaan karakter dari kaca film itu sendiri.

4. Daya Serap UV. Sejatinya, dalam pemasangan kaca film, hal yang harus dipahami adalah tingkat atau daya serap matahari ke dalam kabin. Tidak berarti semakin gelap kaca film semakin baik. Dalam perkembangan teknologi, kaca yang bening pun saat ini bisa menahan panasnya sinar matahari dengan lebih baik dibandingkan yang gelap. Ini biasanya ditentukan oleh material dan teknologi produksinya.

5. Cara pemasangan. Ada teknik khusus memasang kaca film agar tak menggelembung atau mudah terlepas. Biasanya, ”tukang kaca film” membersihkan semua debu yang menempel pada kaca.

PenulisDonny Apriliananda
EditorAgung Kurniawan

Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X