BMW R NineT yang Siap Diolah Makin "Old School" - Kompas.com

BMW R NineT yang Siap Diolah Makin "Old School"

Febri Ardani Saragih
Kompas.com - 10/11/2016, 08:22 WIB
Febri Ardani/KompasOtomotif BMW R NineT.

Jakarta, KompasOtomotif – BMW Motorrad R NineT didesain beraura sepeda motor jadul yang keindahannya bukan hanya pada permukaan tetapi juga menyerap sampai ke detail. BMW seakan merancangnya sebagai kanvas kosong yang siap diolah jika pemiliknya mau memodifikasi dengan lebih banyak nuansa old school.

Febri Ardani/KompasOtomotif Bagian buritan BMW R NineT mengerucut.
Bentuknya seperti kecebong, besar di haluan lalu mengecil di buritan. Mesin flat twin boxer 2-silinder menyembul keluar kanan dan kiri di rangka depan sebagai penanda identitas BMW. Di belakang lampu LED membuat tampilan mengerucut.

Bodi R NineT dibentuk di atas rangka tubular yang terdiri dari empat bagian, satu di depan dan sisanya di belakang. Bagian boncenger bisa dilepas, kalau biker mau berkendara sendirian. Secara sederhana komponennya dilekatkan menggunakan baut, bikin gampang dioprek pakai perkakas yang bisa dibawa biker.

Febri Ardani/KompasOtomotif R NineT dilahirkan sebagai lambang 90 tahun BMW Motorrad berkecimpung dalam bisnis.
Dimensi roadster ini, panjang 2,22 m, lebar 0,89 m, dan tinggi 1,265 m. Tinggi jok 0,785 m, tidak terlampau jinjit buat biker setinggi 168 cm. Sekujur tubuhnya dibuat dari material baja dan alumunium, tidak ada elemen plastik. Tangkinya berkapasitas 18 L, cadangan 3 L.

R NineT tidak dilengkapi fitur traction control ataupun pengaturan mode berkendara dan elektrik pada suspensi. Pilihan ini mendekatkan secara emosional pengendara dengan motor.

Febri Ardani/KompasOtomotif Suspensi "upside down" non-elektronik BMW R NineT.
Sebagai gantinya, R NineT memiliki suspensi depan upside down dari S1000RR namun non-elektronik. Di belakang single swing arm paralever khas BMW ditemani central spring strut yang bisa diatur manual.

Febri Ardani/KompasOtomotif BMW R NineT didukung anti-lock braking system (ABS) dan rem cakram ganda yang dijepit rem Brembo dengan kaliper 4-piston.
Satu-satunya perangkat elektronik yaitu anti-lock braking system (ABS) yang sangat berguna buat pengereman moge seberat 222 kg ini.

Di depan, dua rem Brembo monoblock 4-piston masing-masing mengapit dua cakram berdiameter 320 mm. sementara di belakang, cakram tunggal 265 mm dijepit dua rem kaliper 2-piston. Masih di bagian belakang, estetika diperkuat dua knalpot bahan titanium dari Akrapovic.

Febri Ardani/KompasOtomotif Mesin boxer 1.170cc BMW R NineT berpendingin udara.
Mesin menghasilkan tenaga 110 Nm dan torsi 119 Nm. Ada 6 pilihan transmisi yang tersedia buat mengakomodasi kecepatan yang diinginkan. Kecepatan maksimumnya di atas 200 kpj.

Febri Ardani/KompasOtomotif Dasbor BMW R NineT, tanpa kelengkapan mode berkendara dan "traction control".
Febri Ardani/KompasOtomotif Detail BMW R NineT.
Febri Ardani/KompasOtomotif "Single swing arm" Paralever ciri khas BMW Motorrad di R NineT.
Febri Ardani/KompasOtomotif BMW R NineT.

PenulisFebri Ardani Saragih
EditorAgung Kurniawan
Komentar
Terkini Lainnya
Saat Sepeda Motor dan Mobil Saling Berbicara
Saat Sepeda Motor dan Mobil Saling Berbicara
Teknologi
Federal Oil Siap Resmikan Pabrik Baru
Federal Oil Siap Resmikan Pabrik Baru
News
Ambisi Global Geely Via Proton
Ambisi Global Geely Via Proton
News
Kondisi Rossi Membaik Pasca Kecelakaan
Kondisi Rossi Membaik Pasca Kecelakaan
Sport
Skutik Listik BMW Berdesain Futuristik
Skutik Listik BMW Berdesain Futuristik
Teknologi
Simak Bocoran Muka Baru Toyota Camry
Simak Bocoran Muka Baru Toyota Camry
News
Berkenalan dengan Mini Crossover ala Jepang
Berkenalan dengan Mini Crossover ala Jepang
Produk
Volvo Siap Ramaikan Transportasi Bus di Indonesia
Volvo Siap Ramaikan Transportasi Bus di Indonesia
Niaga
Rossi Kecelakaan Saat Latihan “Motocross”
Rossi Kecelakaan Saat Latihan “Motocross”
Sport
Scrambler Ducati 'Jadi-jadian' dari China
Scrambler Ducati "Jadi-jadian" dari China
Produk
Nissan Mau Stop Juke?
Nissan Mau Stop Juke?
News
Mengintip 'Sarang' Distribusi BMW di Jepang
Mengintip "Sarang" Distribusi BMW di Jepang
News
Importir 'Teriak' Ban Impor Dibatasi
Importir "Teriak" Ban Impor Dibatasi
News
Menakar Harga Seri 5 Terbaru di Indonesia
Menakar Harga Seri 5 Terbaru di Indonesia
News
Berapa Sih, Gaji Bos Ford yang Baru?
Berapa Sih, Gaji Bos Ford yang Baru?
News
Close Ads X