Perilaku Berkendara yang Ternyata Malah Bikin Boros BBM - Kompas.com

Perilaku Berkendara yang Ternyata Malah Bikin Boros BBM

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 08/09/2016, 13:01 WIB
2.bp.blogspot.com Ilustrasi Aerodinamika.

Jakarta, KompasOtomotif — Hambatan udara dalam ilmu aerodinamika ketika mobil melaju kencang tidak hanya memengaruhi stabilnya pergerakan, tetapi juga berefek pada urusan efisiensi bahan bakar mobil.

Didi Ahadi, Technical Service Toyota Astra Motor, mengatakan, memperhatikan konsep tahanan udara (coefficient of drag/COD) cukup penting, meski dalam lingkup berkendara sehari-hari, bukan untuk urusan balap. Salah satu tujuannya adalah demi mengefisiensi bahan bakar.

"Seperti contoh, membuka atau menutup jendela mobil saat melaju dalam kecepatan tinggi punya efek berbeda. Semakin jendela dibuka, maka laju mobil akan ditahan oleh udara yang masuk ke dalam mobil," ucap Didi kepada KompasOtomotif, Rabu (7/9/2016).

Didi melanjutkan, saat laju mobil tertahan oleh angin, pergerakan mobil akan terhambat. Pengaruhnya adalah efisiensi bahan bakar yang tidak optimal. Jadi, memang sebaiknya, jendela mobil ditutup ketika mobil melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

Selain itu, di dalam buku Pengenalan Bodi Otomotif karangan Buntarto, disebutkan, untuk aerodinamika mobil umum, ilmu tersebut dimanfaatkan untuk mendesain mobil agar menghasilkan bentuk yang memiliki hambatan udara sekecil mungkin.

Ini berujung pada konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Faktor yang membuat bensin irit bukan hanya sekadar aerodinamis, melainkan juga perilaku berkendara.

"Memang pengaruhnya tidak begtu besar untuk efisiensi bahan bakar. Tetapi, paling tidak, dengan desain mobil yang aerodinamis, mobil akan tampak lebih futuristik dan bernilai artistik dibanding mobil dengan desain yang kaku," kata Buntarto di dalam bukunya.

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM