Strategi Produsen Mobil Nasional Bertahan Hidup - Kompas.com

Strategi Produsen Mobil Nasional Bertahan Hidup

Ghulam Muhammad Nayazri
Kompas.com - 30/03/2016, 11:39 WIB
Ari Prasetyo/KompasImages Sensasi berkendara Mobili Nasional

Jakarta, KompasOtomotif – Semangat prinsipal otomotif lokal untuk bisa punya pasar di negerinya sendiri patut diacungi jempol. Meski ada beberapa yang akhirnya memaksa diri untuk mati suri.

Dari beberapa prinsipal yang ada di dalam payung Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asianusa), PT FIN Komodo Teknologi (FKT) jadi salah satu merek yang masih eksis hingga saat ini. Produsen asal Cimahi Bandung itu, kembali tampil di pameran INAPA 2016.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan branding (pengenalan merek) kepada masyarakat. Ini nantinya yang akan jadi dasar kami untuk melebarkan pasar produk Komodo,” ujar Dewa Yuniardi, Marketing FKT, Selasa (29/3/2016).

Kemudian lanjut Dewa, agar bisa bertahan, cara lain yang dilakukan yaitu dengan tidak membuang-buang dana investasi. Salah satu cara, dengan memperhitungkan baik-baik jumlah produksi Komodo setiap bulan atau tahunnya. Agar biaya produksi tidak membengkak, dan sebanding dengan permintaan.

“Kami terus melakukan penilaian pasar, untuk mengetahui berapa kebutuhan produksi. Sehingga dana tidak terbuang. Sampai saat ini, untuk angka penjualan masih di 120 unit sampai 150 unit per tahun,  atau sekitar 10 unit per bulan,” ujar Dewa.

Komodo sendiri menggendong mesin empat-tak 250 cc, bertransmisi CVT dengan penggerak roda belakang. Mesinnya memiliki kemampuan 14 tk dengan torsi 17 Nm. Saat ini dipasarkan dengan banderol harga Rp 88 juta.

Kompas Video Menjajal Mobil Nasional FIN Komodo

PenulisGhulam Muhammad Nayazri
EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM