Minggu, 24 Agustus 2014

Otomotif


Gudang Suku Cadang Mazda Buka 24 Jam

Penulis: Donny Apriliananda | Rabu, 12 Maret 2014 | 17:46 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
Sumber : - | Author : KompasOtomotif-Donny

Stok cuku cadang Mazda

Jakarta, KompasOtomotif - Diresmikannya Mazda Parts Distribution Center (Mazda PDC) di Kawasan Cilincing Jakarta Utara, (12/3/2014), merupakan langkah penting Mazda Motor Indonesia (MMI) untuk menambah layanan kepada konsumen. Perputaran suku cadang diklaim akan lebih mudah dan cepat, karena semua proses dilakukan sistemik secara online, dan siaga 24 jam.

Mazda PDC juga menandai era gabungan gudang suku cadang dengan Ford di Sunter, Jakarta Utara, sejak Juni 2012. "Di area ini terdapat lebih dari 15.000 suku cadang yang tersimpan rapi di 400 rak, termasuk fast dan slow moving. Semua lengkap, sesuai dengan standar di Jepang, dan diterapkan di beberapa negara," jelas Iwan Majjalekka, Part Supply and Logistic Manager MMI.

3 Sistem
Ada tiga sistem operasi yang diterapkan di gudang suku cadang ini, dan semuanya terkomputerisasi. Pertama, sales and inventory system (EBS), warehouse management system (Impulse2), dan dealer online order system (MDP).

Semua sistem dalam gudang seluas 3.600 m2 ini dikendalikan oleh 20 orang, dan pengoperasian tidak dilakukan dengan sistem manual, demi meminimalisir kesalahan. Tak hanya proses datangnya suku cadang (inbound) yang dikomputerisasi, tetapi juga proses keluarnya suku cadang ke berbagai dealer (outbond).

"Sistem ini membuat dealer bisa mengetahui stok suku cadang, memesannya, dan memantau proses pengiriman. Ini tidak ada di Indonesia sebelumya. Semua proses pemesanan suku cadang sudah tidak melalui MMI lagi. Bisa dibilang, kantor MMI tutup pun, suku cadang masih bisa dipesan karena sistem terus 'on' 24 jam," ungkap Iwan.

Secara terpisah, Presiden Direktur MMI Keizo Okue mengatakan bahwa dengan adanya PDC ini, proses datangnya suku cadang dijamin lebih cepat dan akurat. Meski sebenarnya tidak ada masalah soal suku cadang selama ini.

Editor : Aris F. Harvenda