Rabu, 4 Maret 2015

Otomotif

TAG

#Ichiro#Hujan#Sepeda Motor Sport#Skutik#Mobkas#MPV#mobil murah

Metode Tes Konsumsi BBM Mobil Murah

Rabu, 18 September 2013 | 07:17 WIB

Jakarta, KompasOtomotif - Pemerintah mewajibkan setiap merek yang ikut program LCGC, produknya harus dites oleh lembaga independen, yaitu Badan Penerapan dan Pengembangan Teknologi (BPPT) di laboratorium uji. Standar minimal, 20 kpl. Dengan ini, cara pengujian sama untuk setiap merek yang ikut LCGC.

Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian mengatakan, tes yang dilakukan BPPT mengacu pada standar Union of Industrial and Employers' Confederations of Europe (UNECE), saat ini disebut dengan BusinessEurope, lembaga perkembangan bisnis dan industri negara-negara Uni Eropa.

Pengujian dilakukan dengan metode khusus, di atas roller seperti dynotest. Kendati demikian kondisinya disesuaikan dengan keadaan lalu lintas umum. Begitu pula dengan perhitungan beban dan hambatan angin.

"Jadi ada berhentinya, jalan pada kecepatan tertentu, Bebannya disesuaikan dengan kondisi jalan umum dan semua merek diuji sama," tukas Budi di Kemayoran, Jakarta Pusat, kemarin (17/9/2013).

Budi mengimbau konsumen agar tidak menyamakan hasil uji tes laboratorium BPPT dengan kondisi sesungguhnya. Pengujian dilakukan dengan standar rekayasa (engineering) tertentu agar tidak diskriminatif. "Bisa saja satu merek mengklaim konsumsi BBM di atas 20 kpl. Syaratnya, harus lolos pengujian kami," imbuh Budi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Pro Kontra Mobil Murah

Editor :

agenda

  • 23

    Februari
    2015

    Tes Pramusim MotoGP 2015 (2)

    Tes pramusim kedua jelang musim 2015.

    Senin, 23 Februari 2015 - Kamis, 26 Februari 2015

  • 04

    Februari
    2015

    Tes Pramusim MotoGP 2015 (1)

    Pengujian kendaraan dan kesiapan tim jelang musim MotoGP 2015.

    Rabu, 4 Februari 2015 - Sabtu, 7 Februari 2015

  • 23

    Januari
    2015

    Jejak Para Riser

    Perjalanan 9 Kompasianer menggunakan Datsun Go Panca berakhir di Jakarta

    Jumat, 23 Januari 2015 - Jumat, 23 Januari 2015