Minggu, 23 November 2014

Otomotif


J.D> Power Asia-Pacific

Indeks Kepuasan Pelanggan Indonesia 2013: Ford, Top!

Senin, 02 September 2013 | 15:17 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
Sumber : ilustrasi: KompasOtomotif | Author : Zulkifli BJ

Posisi indeks kepuasan layanan bengkel ATPM di Indonesia untuk 2013 yang dikeluarkan J.D. Powewr Asia-Pacific

Singapura, KompasOtomotif – Berdasarkan rilis Customer Service Index (CSI) J.D. Power Asia-Pacific 2013 untuk konsumen mobil tahun ini, terjadi pergeseran besar-besaran untuk posisi atau nilai tertinggi. Cukup menarik, makin banyak ATPM bersama jaringan dealernya memberikan layanan yang makin memuaskan atau di atas raaa-rata. Nilai rata-rata tahun ini 755 atau naik 15 poin dari skala 1.000 yang diberikan oleh lembaga tersebut.

Hanya ada tiga ATPM yang dinilai JD Power memberikan layanan servis purna jual masih di bawah nilai rata-rata industri, yaitu Hyundai, Daihatsu dan Suzuki, masing-masing 752, 750 dan 745. Lainnya, lebih banyak di atas rata-ata. Sementara Toyota, justru sama dengan nilai industri atau berada diperingkat 9 dari 12 ATPM yang disurvei.

Ford, kini berada di top dengan poin 772, disusul Isuzu (764), Chevrolet (763), Kia (760), Mazda (760), Honda (759), Nissan (759), Mitsubishi (758) dan Toyota (755)

Studi pada tahun ke-13 ini mengukur kepuasan pemilik kendaraan yang mengunjungi pusat layanan resmi untuk merawat dan memperbaiki kendaraannya dalam 12-24 bulan pertama setelah dimiliki. Studi ini ini menilai tingkat kepuasan, yaitu kualitas servis, waktu memulai pengerjaan, fasilitas servis, pengambilan kendaraan dan layanan teknisi . 

Menurut JD Power, tingkat kepuasan pelanggan di Indonesia pada 2013, tahun ini rata-rata 755 poin, naik 15 poin dibanding tahun 2012. Kepuasan pelanggan makin meningkat dari tahun ke tahun di semua aspek, memulai pengerjaan servis (+18 poin) dan layanan montir (+15 poin).  

Macet
Pelanggan yang mengatakan kendaraan mereka diservis hanya 1 jam, meningkat 19 poin dibanding dengan memperoleh layanan  empat jam atau lebih. Sedangkan kepuasan para pelanggan untuk proses dokumentasi dan pembayaran, untuk lima menit, naik 14 poin lebih dibandingkan dengan 16 menit atau lebih.

“Selain waktu pengerjaan servis, pelanggan juga menghabiskan waktu menembus kemacetan, sebelum dan sesudah servis. Ini memperlama  waktu total servis kendaraan mereka,” jelas Rajeev Nair, Direktur J.D. Power Asia Pacific Singapura.

“Pelanggan menghargai usaha-usaha dealer mempercepat waktu servis, menginformasikan kendaraan mereka begitu selesai. Termasuk memfasilitasi proses dokumentasi dan pengambilan yang cepat setelah kendaraan selesai diservis,” lanjutnya. 


Editor : Zulkifli BJ