Sabtu, 25 Oktober 2014

Otomotif


AHM Kembangkan Kurikulum Teknik Sepeda Motor di SMK

Penulis: Aris F. Harvenda | Senin, 02 September 2013 | 07:14 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

    Peluncuran tempat uji kompetisi dan sertifikasi Teknik Sepeda Motor di salah satu SMK Yogyakarta

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

    Materi untuk pelajaran praktek teknik sepeda motor

Yogyakarta, KompasOtomotif – PT Astra Honda Motor (AHM) terus mengembangkan kurikulum teknik sepeda motor untuk menyiapkan tenaga muda terampil. Caranya, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menerapkan kurikulum tersebut menjadi mata pelajaran sebagai standar kompetensi yang dituntut dunia usaha. Untuk itu, disusunlah buku panduan dan bahan ajar, pelatihan guru, praktek kerja di industri dan laboratorium praktek standar industri.

Konsistensi dan komitmen tersebut ditandai dengan Peresmian SMK Ma’arif I, Wates, Kulon Progo, Yogyakarta sebagai Tempat Uji Kompetensi Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda yang berlangsung kemarin (1/9). Peresmian program monumental ini dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Bidang Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim.

2.000 SMK 

Markus Budiman Widihandojo, Direktur Human Resources, General Affairs, Information and Technology, AHM, menyatakan, perusahaannya punya perhatian besar terhadap pendidikan sebagai salah satu dari 4 pilar kegiatan utama CSR, yaitu lingkungan,pemberdayaan masyarakat (income generating activity) dan kesehatan.

Di bidang pendidikan, AHM bersama dealer utamanya,  berupaya memajukan dunia pendidikan melalui program link and match, menerapkan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda untuk SMK. Sampai saat ini, kurikulum tersebut sudah dilaksanakan pada 67 SMK binaan yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Air. Nanti, secara bertahap ditargetkan 2.000 SMK.

“Kami ingin menjembatani dunia pendidikan dan industri, mengantarkan generasi muda berketerampilan teruji sebelum memasuki dunia kerja. Peresmian SMK Maarif I Wates ini sebagai Tempat Uji Kompetensi Teknik Sepeda Motor, diharapkan akan menjadi inspirasi untuk memperluas implementasi Tempat Uji Kompetensi di SMK lain. Dengan ini, kita bisa menciptakan SDM yang berketerampilan di industri otomotif,” tambah Markus.

Sementara itu, Kristanto, Head of Corporate Communication AHM - Wakil Ketua Yayasan AHM - menambahkan, kurikulum dan silabus khusus telah dikembangkan untuk pendidikan. AHM bersama jaringan dealer utama telah mengembangkan laboratorium  praktek siswa yang dilengkapi dengan unit sepeda motor, katalog dan buku pedoman reparasi  dan perkakas kerja. 

Editor : Zulkifli BJ