Jumat, 1 Agustus 2014

Otomotif


Detroit Bangkrut Karena Sulit Cari SDM

Penulis: Agung Kurniawan | Senin, 22 Juli 2013 | 14:08 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
Sumber : www.4wheelsnews.com | Author : -

Bos GM memikirkan opsi hengkang dari Korsel jika terjadi perang saudara dengan Korut.

Detroit, KompasOtomotif - Kebangkrutan kota industri Detroit - juga dikenal dengan "Motor City" - diumumkan akhir pekan lalu mulai membuat para pelaku bisnis, terutama otomotif, kelimpungan. Bos General Motors Dan Akerson mengatakan, kebangkrutan Detroit punya kesamaan kondisi dengan yang dialami GM dan Chrylser pada 2009 lalu.

"Ini bisa terjadi karena krisis makro ekonomi. Industri (otomotif) tidak berjalan normal. Terjadi banyak PHK karena penyusunan ulang bisnis, termasuk kami. Pendapatan pajak yang besar jadi menguap," jelas Akerson yang dilansir Freep.com, akhir pekan lalu.

Keputusan brangkrut Detroit tidak lantas berdampak langsung pada kinerja industri otomotif di kota tersebut. Menurut Dan Akerson,dari sisi keuangan, semakin sulit bagi produsen mendapatkan lulusan-lulusan terbaik negeri ini maupun dunia.

Akerson dan eksekutif GM lainnya mengeluhkan terlalu ketatnya pengawasan yang dilakukan Departemen Keuangan memantau gaji mereka. Kondisi ini dinilai makin sulit merekrut tenaga kerja di tingkat manajer ke atas. Namun, GM berharap, situasi ini berakhir setelah pemerintah memutuskan menjual semua sahamnya sekkitar April tahun depan (2014).

"Kondisi ini akan menjadi pemikiran mereka, apakah akan pergi ke kota yang bangkrut?' Semakin cepat kita menjalani hal ini, membangun kembali, akan lebih baik untuk kota ini dan industrinya," tutup Akerson.
 


Editor : Zulkifli BJ