Kamis, 29 Januari 2015

Otomotif

TAG

#MPV#Mobkas#Skutik#mobil murah#Sepeda Motor Sport#Hujan

"Baby Sporster" Berjantung Yamaha Scorpio

Selasa, 18 Juni 2013 | 16:49 WIB

Jakarta, KompasOtomotif – Jangan terkecoh dengan tampang gambotnya. Amati lebih seksama, lebih detail di bawah tangki. Ternyata, sepeda motor ini tak menggendong mesin sekelas Harley-Davidson! Justru yang nangkring adalah jantung Yamaha Scorpio lansiran 2008.

Inilah korban pemikiran Idi Sulianto yang menginginkan tunggangan bobber style. Dia tak harus menggunakan mesin berkapasitas besar. Dipugarlah Yamaha Scorpio yang cuma  250 cc menjadi gambot. ”Sempat kepikiran pakai sepeda motor sport ala kadarnya, tapi nggak sesuai dengan jiwa saya,” tegasnya.

Pemikiran itu timbul karena Idi sudah biasa nyemplak moge. Kadang, kerap menunggangi Harley-Davidson Softail Deuce 2001 untuk bepergian. Aktivitas browsing-nya membuatnya jatuh cinta pada sepeda motor kustom yang diberi nama Iron Guirella dengan basis Harley-Davidson Sporster di laman Rough Crafts. Dia tertarik dengan bentuk tangki moge tersebut!

Baby Sportster
Konsep baby Sportster dengan tampilan bobber menggelayut di kepala Idi. Studio Motor Custom Bike di Jalan Kesehatan Raya, Bintaro, Jakarta Selatan dijadikan tumpuan untuk mewujudkan ide itu.

”Idi mewanti-wanti saya, agar ubahannya dimulai dari tangki Iron Guirella, harus sama! Selebihnya mengalir mengikuti patokan bobber,” kata Donny Ariyanto, punggawa Studio Motor kepada KompasOtomotif.

Pada tahap awal, pengerjaan fokus pada sasis belakang. Penyesuaian dilakukan dengan metode drop seat (model kursi yang turun ke bawah) untuk menampilkan kesan bobber yang padat. Sokbreker depan ditukar dengan model teleskopik dari Yamaha Byson yang dirasa lebih cocok karena diameter asnya  41mm.

Lengan ayun dibikin sendiri dari pipa seamless 1,25 inci. Setelah itu, dipasangkan dengan sokbreker Harley-Davidson Sportster. Kaki-kaki ini siap digabungkan dengan pelek klasik 16 inci berbungkus ban Firestone Deluxe Champion.

Pelat Galvanis
Tangki, spakbor belakang dan bagian bawah jok, dibuat kustom dari pelat galvanis 1,2 mm. Lantas dilabur cat hijau tentara tanpa glitter (dof) untuk menimbulkan kesan galak dan gagah. ”Warna ini juga menyesuaikan hobinya main air soft gun. Karena itu, di tangki ada logo komunitas,” terang Donny.

Proses penyelesaikan dilakukan dengan memasang beberapa peranti seperti setang, lampu-lampu dan jok. Pipa gas buang menggunakan Flash Muffler Custom dengan model  menjulur-lebar ke samping. Butuh waktu tiga bulan untuk pengerjaan ini.

Idi pun kini dengan bangga menungganginya setiap hari tanpa harus menggunakan mesin ber-cc besar.

Editor :

agenda

  • 23

    Februari
    2015

    Tes Pramusim MotoGP 2015 (2)

    Tes pramusim kedua jelang musim 2015.

    Senin, 23 Februari 2015 - Kamis, 26 Februari 2015

  • 04

    Februari
    2015

    Tes Pramusim MotoGP 2015 (1)

    Pengujian kendaraan dan kesiapan tim jelang musim MotoGP 2015.

    Rabu, 4 Februari 2015 - Sabtu, 7 Februari 2015

  • 23

    Januari
    2015

    Jejak Para Riser

    Perjalanan 9 Kompasianer menggunakan Datsun Go Panca berakhir di Jakarta

    Jumat, 23 Januari 2015 - Jumat, 23 Januari 2015