Sabtu, 25 Oktober 2014

Otomotif


2013, Mobil LCGC Diprediksi Terjual 50.000 Unit

Penulis: Agung Kurniawan | Senin, 10 Juni 2013 | 16:28 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
Sumber : KompasOtomotif | Author : Zulkifli BJ

Toyota Agya dan Daihatsu Ayla menunggu regulasi tanpa kepastian

Jakarta, KompasOtomotif - Dengan akan dipasarkannya produk LCGC tahun ini, maka potensi penjualan mobil baru, yang semula diprediksi di angka 1,1 juta unit - sama seperti 2012 - malah bisa dilewati. Bahkan Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi memprediksi tembus 1,2 juta unit.

"Feeling saya 50.000 unit bisa dicapai, meski dari pihak Gaikindo katanya sulit tercapai. Kita lihat saja nanti," komentar Budi Darmadi mengenai penjualan mobil murah itu di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, hari ini (10/6/2013). Jika sudah masuk produksi penuh, lanjut Budi, potensi pasar LCGC bisa mencapai 300.000 unit per tahun.

Menurut pengamatan KompasOtomotif, setelah Peraturan Pemerintah No.41 Tahun 2013 terbit, Toyota dan Daihatsu paling siap dan bisa langsung memasarkan si kembar Agya-Ayla yang sudah diperkenalkan sejak September tahun lalu. Auto2000 selaku dealer utama Toyota mengaku sudah mengantongi pesanan sampai 15.000 unit, sedang PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di atas 10.000 unit.

Selain Toyota dan Daihatsu, tiga merek lain sudah komitmen untuk investasi LCGC dan kini tengah menyelesaikan pembangunan pabrik. Seperti Honda dikabarkan akan memanfaatkan pabrik barunya mulai September tahun ini. Sedangkan pabrik Suzuki dan Nissan baru mulai beroperasi awal tahun depan. Namun, tidak menutup kemungkinan ketiga merek itu memanfaatkan pabrik lamanya.

Yang pasti, Suzuki sudah mulai memamerkan calon mobil murahnya Wagon R di PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat sejak pekan lalu. Honda sudah memastikan menggunakan Brio sedangkan Nissan tengah menyiapkan Datsun sebagai produk LCGC.

"Sampai saat ini saya belum punya laporan dari tiap-tiap merek menyangkut kesiapan produksi tahun ini, baru dua (Toyota dan Daihatsu) itu pun belum resmi," jelas Eddy Sumedi, Sekertaris Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).


 


Editor : Bastian