Rabu, 22 Oktober 2014

Otomotif


Otobursa Tumplek Blek Ke-14 Siap Digeber

Penulis: Donny Apriliananda | Kamis, 25 April 2013 | 17:53 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
Sumber : Otomotif | Author : -

siap digeber dengan tema berani

Jakarta, KompasOtomotif – Pecinta otomotif Indonesia tahun ini kembali berkumpul dalam ekosistem yang diselenggarakan OTOMOTIF GROUP, Kompas Gramedia, dengan bursa outdoor produk dan aksesori otomotif terbesar di Asia Tenggara, The 14th OTOBURSA Tumplek Blek Goes International, 11 – 12 Mei 2013 di Plaza dan Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno.

Tema tahun ini adalah ”GenBrani Movement”, bisa diartikan sebagai semangat mengikuti perkembangan zaman. ”Perubahan tren yang memasuki era modern dengan perkembangan teknologi pesat menjadikan muda-mudi kita tampil berani dan menjadi pencipta berprestasi menandingi gaya mainstream,”  Ujar Billy Riestianto, pemimpin redaksi Tabloid Otomotif.

Selain mengakomodasi produk lokal berkelas dunia, tahun ini juga terdapat booth international yang mempromosikan produk bertaraf internasional seperti GASGAS (Spanyol), LUK (Jerman), Ferodo (Inggris), Yoshimura (Jepang) dan banyak lagi. Beberap agen pemegang merek mobil dan sepeda motor tumplek di sini dengan berbagai program menarik.

Buat pengunjung, siap-siap dengan suguhan atraksi Reza SS, stunt rider yang pernah mendapatkan penghargaan dari Buropa Battle Stunt di Thailand 2011 dan 2012. Ada juga Mark Widjaja, desainer mobil yang karyanya dipakai sebagai prototipe Daihatsu Astra Motor. Mobil listrik rakitan mahasiswa Universitas Indonesia ditampilkan sebagai salah satu perwakilan kreasi anak bangsa.

Ada juga Jack Field, stunt rider Australia yang memenangkan The World’s Best di Woodstrokes Freestyle Trials di Perancis tahun 2010 dalam The 14th OTOBURSA Tumplek Blek Goes International juga menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung dengan aksinya di Zona Atraksi. Tidak ketinggalan, ikon OTOBURSA “Gajah Monster” juga kembali menggilas mobil-mobil dengan tampilan barunya.

Ajang kumpul yang dijadikan ekosistem seluas 5,3 hektar di tengah kota Jakarta akan menghadirkan sebanyak 212 lapak serta 185 bursa spare parts dan aksesori otomotif.


Editor : Bastian