Lampu LED Kelap-kelip Biru Polisi Menjamur - Kompas.com

Lampu LED Kelap-kelip Biru Polisi Menjamur

Kompas.com - 19/04/2013, 17:44 WIB
donny apriliananda Aneka lampu LED isyarat Polisi, dijual bebas.

Jakarta, KompasOtomotif — Pernah kikuk menghadapi mobil dengan lampu biru berkelip-kelip dari belakang? Atau kesal dengan mobil pelat hitam menggunakan lampu yang sama untuk minta jalan? Jika di dalamnya petugas, tak masalah. Namun kalau awam?

KompasOtomotif kerap menemukan lampu LED biru kelap-kelip di berbagai pameran otomotif, aksesori, sentra otomotif, dan toko online. Berarti, perangkat ini dijual secara bebas. Bahkan, ada yang satu paket dengan sirene dan klakson berbunyi ”tot” khas polisi.

Harganya beragam, tergantung merek dan spesifikasi. Yang murah antara Rp 75.000-Rp 100.000! Ada juga yang lebih mahal, Rp 500.000, untuk lampu LED dengan rangkaian biasa. ”Satu paket termasuk tombol untuk mengubah kedipan lampu. Gratis pemasangan,” ungkap salah satu pedagang aksesori dalam event otomotif di Senayan, beberapa waktu lalu.

Dengan rangkaian LED yang fleksibel, lampu bisa dipasang di mana saja. Umumnya, bagian itu disembunyikan di gril atau di atas dasbor. Lampu ini dianggap lebih ”aman” ketimbang strobo di atap.

Penyalahgunaan
Pada salah satu forum diskusi di internet, beberapa pengguna mengaku memanfaatkannya untuk lolos dari macet. Bahkan, ada juga yang menggunakannya sambil mengikuti konvoi menteri agar lebih cepat. ”Padahal saya warga biasa, ternyata lolos kendati ada polisi,” ucap salah satu anggota forum.

Sebenarnya penggunaan lampu sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 59 disebutkan beberapa poin yang mengatur penggunaan lampu isyarat khusus warna biru, merah, hingga kuning.

Sementara itu, salah satu poin di PP Nomor 44 Tahun 1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi, yakni Pasal 65, disebutkan, "Pengguna jalan dilarang memasang lampu pada kendaraan bermotor, kereta gandengan atau kereta tempelan dengan sinar berkelap-kelip, selain lampu penunjuk arah dan lampu isyarat peringatan bahaya".

Bahkan pada Pasal 66 disebutkan dengan jelas mengenai larangan menggunakan lampu warna biru kecuali petugas penegak hukum, ambulans, pemadam kebakaran, penanggulangan bencana, mobil jenazah, atau unit palang merah.

Seharusnya petugas di lapangan bertindak tegas!

 

 

EditorAris F Harvenda
Komentar

Terkini Lainnya

Simak Harga Mitsubishi EXpander

Simak Harga Mitsubishi EXpander

News
Inilah EXpander, MPV 'Sejuta Umat' Mitsubishi

Inilah EXpander, MPV "Sejuta Umat" Mitsubishi

News
Tambal Sulam Pasar MPV Daihatsu Lewat Sigra

Tambal Sulam Pasar MPV Daihatsu Lewat Sigra

News
Jualan Daihatsu Hi-Max Masih 'Melempem'

Jualan Daihatsu Hi-Max Masih "Melempem"

News
Ini Kunci Bertahannya Xenia di Pasar 'MPV Sejuta Umat'

Ini Kunci Bertahannya Xenia di Pasar "MPV Sejuta Umat"

News
Harga CX-5 Terbaru Tembus Rp 1.4 M

Harga CX-5 Terbaru Tembus Rp 1.4 M

News
Strategi Toyota Soal Mobil Listrik Terungkap

Strategi Toyota Soal Mobil Listrik Terungkap

News
Balada “MPV Sejuta Umat Pembunuh Avanza”

Balada “MPV Sejuta Umat Pembunuh Avanza”

Feature
Alasan Mitsubishi Masuk Pasar 'MPV Sejuta Umat'

Alasan Mitsubishi Masuk Pasar "MPV Sejuta Umat"

News
Suzuki GSX125 Dibanderol Rp 63 juta

Suzuki GSX125 Dibanderol Rp 63 juta

News
Daihatsu, Penjaga Moral 'Mobil Murah'

Daihatsu, Penjaga Moral "Mobil Murah"

News
Tugas Baru Honda Civic Turbo di Sirkuit

Tugas Baru Honda Civic Turbo di Sirkuit

Sport
Bagaimana Jika Ducati Rasa India-Austria?

Bagaimana Jika Ducati Rasa India-Austria?

News
CBR250RR Rajai Pasar Motor Sport 250 Cc

CBR250RR Rajai Pasar Motor Sport 250 Cc

News
Simak Kinerja ”Pedal Pintar” Nissan Leaf

Simak Kinerja ”Pedal Pintar” Nissan Leaf

Teknologi
Close Ads X