Mayoritas Truk di Indonesia "Overload" - Kompas.com

Mayoritas Truk di Indonesia "Overload"

Kompas.com - 16/04/2013, 09:05 WIB
Agung Kurniawan Truk ringan kapasitas angkutnya biasanya "dipaksa" untuk menampung lebih berat dari standar.

Sukabumi, KompasOtomotif -  Jalan yang sering rusak - kendati sudah diperbaiki - khusus di daerah pelabuhan dan jalur Pantai Utara Pulau Jawa, penyebab utama, truk-truk besar yang membopong beban secara berlebihan (overload) atau melewati batas maksimal.  Hal tersebut dikemukakan oleh Catur Satria Wira, Product and Planning Division PT Hino Motors Sales Indonesia, akhir pekan lalu.

"Hampir semua truk yang ada di Indonesia membawa muatan melebihi kemampuan yang direkomendasikan produsen. Tujuannya, untuk meraih  keuntungan lebih banyak," komentar Catur. 

Dijelaskan, untuk truk ringan (kategori II), rata-rata daya angkutnya di bawah 8 ton. Semua sudah termasuk bobot, muatan, bahan bakar, pengendara dan kernet yang mengemudikan truk. "Di Indonesia, malah bisa menjadi 14 ton. Minimal 9, 10 atau 11 ton," lanjut Catur.

Perilaku menyimpang ini sulit dikendalikan kecuali selalu diawasi oleh aparat yang lebih tegas dilapangan. Produsen selalu menghimbau konsumen truk untuk tidak menggunakannya secara berlebihan. "Pengusaha tidak mau rugi," beber Catur.

Salah satu kunci utama untuk bisa menangani penyimpangan ini adalah penegakkan hukum yang tegas di lapangan. Salah satunya, perbaikan metode Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) untuk memenuhan persyaratan teknis dan laik jalan oleh Dinas Pendapatan Daerah dan Dinas Perhubungan setiap provinsi.

"Permainan di kir sudah menjadi rahasia umum. Semua kendaraan yang dikir pasti lolos," tutup Catur.
 

EditorAris F Harvenda
Komentar

Terkini Lainnya

Mitsubishi Masih Andalkan Xpander di Pameran Surabaya

Mitsubishi Masih Andalkan Xpander di Pameran Surabaya

News
Menegangkan, Detik-detik Mobil Tertabrak Kereta (Video)

Menegangkan, Detik-detik Mobil Tertabrak Kereta (Video)

Feature
50 Diler Wuling Terlambat Beroperasi

50 Diler Wuling Terlambat Beroperasi

News
Biaya 'Top-up' Uang Elektronik Gratis?

Biaya "Top-up" Uang Elektronik Gratis?

News
Pasar Sepeda Motor Sport Terkoreksi Sampai Akhir 2017

Pasar Sepeda Motor Sport Terkoreksi Sampai Akhir 2017

News
Sambut Keluarga Baru Volvo, XC40

Sambut Keluarga Baru Volvo, XC40

Produk
Toyota Berikan Sentuhan Crossover pada Etios

Toyota Berikan Sentuhan Crossover pada Etios

Produk
Semangat IIMS 2018 dengan Wajah, Logo, dan Slogan Baru

Semangat IIMS 2018 dengan Wajah, Logo, dan Slogan Baru

News
Bosch Ubah Ponsel Jadi Kunci Mobil

Bosch Ubah Ponsel Jadi Kunci Mobil

Teknologi
Andai Loyo di Dalam Negeri, Yamaha Bisa Ekspor

Andai Loyo di Dalam Negeri, Yamaha Bisa Ekspor

News
Kecelakaan Karena “Ngantuk”, Ditanggung Asuransi?

Kecelakaan Karena “Ngantuk”, Ditanggung Asuransi?

News
Yamaha Izinkan Rossi Balap di Aragon

Yamaha Izinkan Rossi Balap di Aragon

Sport
Taktik Wuling Goda 'Arek-arek Suroboyo'

Taktik Wuling Goda "Arek-arek Suroboyo"

News
Fuso Kembali Rangkul Pelaku Usaha

Fuso Kembali Rangkul Pelaku Usaha

Niaga
Rossi Siap Berlaga di Aragon

Rossi Siap Berlaga di Aragon

Sport
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM