Tips Memilih Oli Mobil yang Pas - Kompas.com

Tips Memilih Oli Mobil yang Pas

Kompas.com - 18/10/2012, 07:21 WIB
(ilustrasi) Deretan pelumas yang semakin banyak merek dan jenisnya. Cermatlah memilih yang cocok untuk mobil.

Jakarta, KompasOtomotif – Belakangan banyak merek dan jenis oli mobil yang beredar di pasaran dengan spesifikasi yang kadang membingungkan. Oli mahal belum tentu baik untuk kendaraan. Alih-alih membuat performanya semakin ”greng”, justru ketika kita salah pilih, mesin menjadi tidak bekerja optimal bahkan mengurangi usia!

Inilah yang dipesankan Ivan Rastianto, Advertising & Promotion Manager Marketing Evalube Lubricants. Ada beberapa tips yang harus dipahami agar penggunaan oli cocok dengan karakter mesin mobil yang kita miliki. ”Habbit konsumen menanyakan ke mekanik. Iya kalau mekaniknya ngerti, kalau asal nunjuk merek yang mahal, belum tentu bagus juga,” sambarnya.

Agar lebih jelas, berikut penjabaran singkat tipsnya:

1. Yang harus dipahami pertama kali adalah spesifikasi mesin kendaraan. Di buku manual pasti disebutkan teknologi mesin dan jenis oli yang cocok. Merek apa pun, pada dasarnya sama asal spesifikasinya bisa diterima oleh mesin mobil.

2. Perhatikan tingkat kekentalan. Mobil-mobil masa kini, terutama yang sudah ada embel-embel VVT, VVTi dan sejenisnya. Minimum menggunakan oli dengan kekentalan 10/40 atau 5/30. Mesin-mesin seperti itu tidak cocok jika dipasangkan dengan oli berkekentalan 20/50 atau yang lebih kental.

3. Perhatikan juga kode lain seperti API. API SM khusus untuk mobil-mobil beteknologi baru dirancang untuk memberikan kontrol endapan temperatur tinggi yang lebih baik. Untuk generasi sebelumnya, misalkan mobil keluaran 2004 ke bawah, dianjurkan pakai kode SL. Lalu ada kode SJ untuk 2001 ke bawah.

4. Huruf ”W” yang terdapat di belakang angka awal, adalah singkatan dari ”Winter”. Misalnya SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 15 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start pada kondisi ekstrim sekalipun.

5. Oli synthetic biasanya disarankan untuk mesin-mesin berteknologi terbaru (turbo, supercharger, DOHC, dan lainnya), membutuhkan pelumasan lebih baik, di mana celah antar logam lebih sempit atau presisi. Hanya oli synthetic yang bisa melapisi dan mengalir sempurna.

6. Boleh gonta-ganti merek oli, asal kode kekentalan sama. Sebaiknya tidak melakukan to up (menambah volume) karena terdapat sisa pembakaran di ruang bakar yang harus dibuang pada oli lama.

EditorAris F Harvenda
Komentar

Terkini Lainnya

Sentuhan Café Racer untuk Moge Suzuki 650 Cc

Sentuhan Café Racer untuk Moge Suzuki 650 Cc

Produk
2020, Mitsubishi Mulai Jualan SUV Listrik

2020, Mitsubishi Mulai Jualan SUV Listrik

News
FJ Cruiser Versi Mini dari Suzuki

FJ Cruiser Versi Mini dari Suzuki

News
Aston Martin Resmi Nempel pada Red Bull F1

Aston Martin Resmi Nempel pada Red Bull F1

Sport
Tanggapan “Pedas” Rossi, Merespons Pedrosa

Tanggapan “Pedas” Rossi, Merespons Pedrosa

Sport
Wajah Honda Goldwing Terbaru Bocor

Wajah Honda Goldwing Terbaru Bocor

News
Harley 'Kustom Pro Street Terbaek” dari Makassar

Harley "Kustom Pro Street Terbaek” dari Makassar

Modifikasi
Tim Honda Indonesia Kunci Gelar Balap Asia 2017

Tim Honda Indonesia Kunci Gelar Balap Asia 2017

Sport
Potensi Korsleting, 60.000 Mazda6 Siap Ditarik

Potensi Korsleting, 60.000 Mazda6 Siap Ditarik

News
Detail Ubahan Paras Satria F150 Terbaru

Detail Ubahan Paras Satria F150 Terbaru

Produk
Tren Peminat Honda CBR250RR Menurun?

Tren Peminat Honda CBR250RR Menurun?

News
Menakar Kemewahan Desain Suzuki Ertiga Dreza

Menakar Kemewahan Desain Suzuki Ertiga Dreza

Tes
Di Jepang, Honda CBR250RR Asal Indonesia Inden

Di Jepang, Honda CBR250RR Asal Indonesia Inden

News
Kawasaki KLX250 2018 dengan Kamuflase Militer

Kawasaki KLX250 2018 dengan Kamuflase Militer

Produk
Ekspor CBR250RR Cuma 5 Unit, Ini Penjelasan AHM

Ekspor CBR250RR Cuma 5 Unit, Ini Penjelasan AHM

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM