Sabtu, 25 Oktober 2014

Otomotif


Kawasaki Ninja 250 ABS Anti Ngesot

Penulis: Donny Apriliananda | Minggu, 23 September 2012 | 12:40 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda

    Kawasakai Motor Indonesia resmi meluncurkan Ninja 250 injeksi versi ABS. Namun, harganya masih belum diketahui secara pasti.

  • Sumber : - | Author : donny apriliananda

    Warna hijau, favorit karena menjadi ikon warna Kawasaki global. Ninja 250 injeksi versi ABS tak akan lebih dari Rp 60 juta.

Jakarta, KompasOtomotif – Ninja 250 sudah menjadi ikon sukses PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI). Model baru (injeksi) yang diluncurkan beberapa bulan lalu, kini hadir  makin lengkap dengan hadirnya versi ABS yang diperkenalkan di Parkir Timur Senayan, Sabtu (23/9), berbarengan dengan Kawasaki Family Day untuk memperingati brand Ninja yang sudah berusia 28 tahun.

Kawasaki Ninja 250 injeksi standar kini semakin aman dengan peranti Anti-Lock Braking System (ABS), terutama dipakai melaju di jalan berpasir atau berair. Jika pengendara melakukan rem mendadak di dua kondisi jalan tersebut, sensor akan membaca kondisi dan ban tidak akan mengunci. Selip dan "ngesot" pun bisa dihindari.

Secara desain dan spesifikasi lainnya, tidak ada perubahan jika dibandingkan dengan model standar. Hanya kombinasi warna yang akan membedakan versi standar dan ABS. Kawasaki menyediakan dua pilihan kombinasi warna, Lime Green/ Ebony dan Passion Red/ Stardust White.

Harga Belum Pasti
Soal harga, agaknya penggemar harus sedikit bersabar, karena KMI justru akan mengoreksi pernyataan yang sempat dilontarkan. Ketika peluncuran Kawasaki Ninja 250 injeksi, Manajer Pemasaran dan Pengembangan KMI Freddyanto Basuki mengatakan bahwa harga versi ABS adalah Rp 56,9 juta. Namun pada peluncurannya, KMI justru belum memberikan informasi harga.

"Iya, dulu memang saya sempat mengatakan harganya. Namun kini kami harus menghitung kembali karena masih dalam proses pengujian di TPT. Yang jelas akan lebih dari Rp 56,9 juta, tetapi nggak sampai Rp 60 juta. Paling naik maksimal Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta," ujar Freddy.


Editor : Bastian