Minggu, 20 April 2014

Otomotif


Jalur Mudik

Inilah Daerah Rawan Macet dan Kecelakaan di Tegal

Penulis: Siwi Nurbiajanti | Selasa, 07 Agustus 2012 | 09:32 WIB
|
Share:
Sumber : - | Author : KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Pasar sandang Tegalgubug di Kecamatan Arjawinangun, Kabuapten Cirebon yang tumpah ke jalan raya, Sabtu (4/8/2012). Pasar tumpah yang ada di sepanjang jalur pantura Jawa berpotensi menyebabkan kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran.

TEGAL, KOMPAS.com- Sebanyak 10 titik di jalur pantai utara Tegal, Jawa Tengah, rawan macet dan kecelakaan pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2012 ini. Daerah-daerah tersebut rawan, karena berada pada persimpangan, kurang penerangan pada malam hari, serta berdekatan dengan pusat keramaian.

Data dari Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Tegal, Selasa (7/8/2012), menyebutkan, 10 titik rawan kemacetan dan kecelakaan itu adalah:

1. Perbatasan Kota Tegal dan Kabupaten Brebes di Kaligangsa
2. Pasar Margadana
3. Persimpangan Terminal Bus Kota Tegal
4. Perempatan Pasific Mall
5. Pertigaan Mulyadana
6. Perempatan Pasar Sore
7. Perempatan Jalan Yos Sudarso-Jalingkut
8. Jalur pantura di depan Pelabuhan Tegal
9. Simpang Empat Kejambon
10. Perlintasan sebidang dengan kereta api di Tirus.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Tegal Khaerul Huda mengatakan, lokasi-lokasi tersebut dinilai rawan, antara lain karena median jalan tidak kelihatan pada malam hari, dekat dengan aktifitas pasar tradisional, SPBU, mall, pusat pelayanan kesehatan, pangkalan becak, aktivitas bengkel dan pedagang kaki lima, menjadi lokasi kendaraan umum menurunkan penumpang, serta berada pada tikungan tajam.

Menurut dia, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan, pihaknya menerapkan sistem lampu berkedip (flashing lamp) pada setiap lampu pengatur lalu lintas di jalur pantura. "Hanya dua lokasi yang lampu pengatur lalu lintasnya tetap menyala bergantian, yaitu di Pasar Sore dan Martoloyo," ujarnya.

Selain itu, juga dilakukan perbaikan ujung median, penertiban becak dan angkutan umum, penutupan bukaan median jalan dan mulut gang yang berhubungan dengan jalur pantura, serta penambahan rambu-rambu lalu lintas dan spanduk.


Editor : Marcus Suprihadi