Sabtu, 29 November 2014

Otomotif


Transmisi Manual Grand Livina Harus Disirami Oli SAE 70-90

Penulis: Aris F. Harvenda | Jumat, 27 Juli 2012 | 15:45 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

    Transmisi manual Nissan Evalia

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

    Proses ganti oli

  • Sumber : KompasOtomotif | Author : Aris F. Harvenda

    Oli transmisi untuk Nissan, manual dan otomatis

Jakarta, KompasOtomotif - Transmisi manual memiliki perawatan yang lebih mudah dan tidak terlalu spesifik seperti otomatis ataupun CVT. Cukup melakukan penggantian berkala oli girbok setiap 40.000 km memakai pelumas dengan tipe GL4 yang memiliki spesifikasi SAE 90 atau GL5  dengan SAE 120.

Tak demikian halnya dengan transmisi manual Nissan Grand Livina dan saudaranya Livina XR. Menurut Ade Haryawan, Kepala Bengkel Nissan Puri Indah, Jakarta Barat, pelumas yang dipakai memiliki perbedaan spesifikasi. "Biasanya kami memakai yang lebih encer, SAE 70-90 karena jarak (clearance) logam yang berada di transmisi agak rapat ," ungkap Ade. Sehingga, lanjutnya, jika memakai oli lebih kental, maka ada beberapa bagian tidak terlumasi dengan baik. Makanya, Nissan mengeluarkan oli transmisi sendiri.

Efek
Untuk mobil yang masih dalam masa garansi, menurut Ade tidak perlu khawatir sampai terjadi kesalahan penggantian jenis oli. Kecuali  yang menggunakan jasa bengkel lain harus memperhatikan tingkat kekentalan olinya. Sebab, jika dituangkan oli SAE 90-120 akan timbul gejala, antara. suara berisik dari girbok yang berasal dari laher (bearing).  

Gejala lain, proses masuknya gigi lebih seret karena komponen pemindah gigi (synchromesh) mendapatkan beban lebih akibat oli terlalu kental. Akhirnya terjadi hambatan saat proses pemindahan gigi. Biasanya kedua kondisi tersebut baru akan muncul setelah melakukan 2 kali penggantian oli.

Solusi
Jika Anda sudah terlanjur menggunakan oli yang tidak sesuai, tidak perlu panik. Cukup lakukan proses kuras oli dan ganti dengan standar pabrikan yang dibutuhkan sekitar 3 liter. Memang, oli Nissan cukup mahal, Rp 75.000 per liter, sementara rored hanya dijual Rp 30.000. Kendati demikian masa pakai beda 3 kali lipat. Jika yang biasa 40.000 km, milik Nissan bisa mencapai 120.000 km.


Editor : Bastian