Rabu, 22 Oktober 2014

Otomotif


Honda CB 400 "Cafe Racer" Buat JJS

Penulis: Donny Apriliananda | Jumat, 20 Juli 2012 | 19:03 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
  • Sumber : bikeexif | Author : -

    Tampangnya berubah drastis. Namun mesin masih standar.

  • Sumber : bikeexif | Author : -

  • Sumber : bikeexif | Author : -

  • Sumber : bikeexif | Author : -

Beijing, KompasOtomotif – Seiring dengan perkembangan dunia otomotif di China, sisi gatal modifikasi para penghobi semakin gila. Rumah modifikasi pun mulai bertumbuhan, salah satunya adalah Black Bridge yang terletak di Timur kota Beijing. Honda CB 400 ala Cafe Racer ini adalah proyek pertamanya.

Adrien Macera, pemilik bengkel, sebenarnya sudah malang-melintang di dunia modifikasi. Namun untuk China, CB 400 ini terasa bersejarah. ”Sepeda motor ini milik teman. Dia punya beberapa restoran di Beijing. Meski tampilannya cafe racer, tetapi tidak untuk balapan. Cukup buat jalan-jalan sore (JJS) atau putar-putar kota di malam hari,” jelasnya.

Memang, biasanya merombak  sepeda motor ala cafe racer butuh motor berperforma tinggi. Biasanya, modifikator menggunakan sepeda motor bermesin minimal 600 cc. Namun itu tidak mengikat. Di Indonesia bahkan banyak yang mengubah sepeda motor 250 cc mereka dengan menganut aliran tersebut.

Honda CB 400 racikan Adrien ini cukup impresif. Tampilan standar  sudah dipermak dan digunduli. Garpu dan suspensi depan mencomot milik CBR600RR. Remnya menggunakan Tokico yang dibalut master cylinder Brembo.

Rangka aslinya dibuang, dibikin custom dengan memotong sedikit bagian belakang untuk menyesuaikan desain jok ala cafe racer. Bagian belakang itu ditopang dengan suspensi merek Showa. Knalpot dilewatkan bagian bawah pijakan kaki untuk memberikan kesan sporty dan menjaga keseimbangan estetika.

Banyak sekali peranti aluminium di sepeda motor ini. Bukan hanya untuk mengurangi berat, tetapi juga menjaga kemungkinan berkarat. Bagian yang terbuat dari aluminium itu adalah mangkok lampu depan, tangki bensin, pinggiran jok, tempat untuk aki, dan berbagai braket.

Untuk mesin, Adrien dan kliennya sudah cukup puas dengan performa Honda CB400 ini. Mengitari kota memang tidak butuh ngebut bukan?

Sumber: bikeexif.com

Editor : Bastian