Pemilik March Tuntut Nissan Indonesia - Kompas.com

Pemilik March Tuntut Nissan Indonesia

Kompas.com - 05/04/2012, 14:02 WIB
Zulkifli BJ Nissan March yang dipasarkan di Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif — Nissan Motor Indonesia (NMI) tengah dituntut perihal iklan yang menyertakan informasi konsumsi BBM yang tidak sesuai kenyataan. Tuntutan tersebut dilayangkan Ludmilla Arif setelah March A/T yang dibelinya tahun lalu di Pacific Place punya perbedaan konsumsi bahan bakar dengan di iklan.

"Saya sempat komplain ke NMI dan meminta solusi kenapa March saya tidak pernah mencapai angka tersebut, selalu 8 kpl. Menurut teknisi, mobil saya tidak mengalami gangguan apa pun. Terus, saya minta mobil disetel ulang agar irit. Namun, jawaban yang diterima tetap sama, sudah sesuai standar," ujar Ludmilla.

Jalur hukum
Karena merasa tidak ada penyelesaian, akhirnya kasus ini dibawa ke YLKI lebih dahulu. "Saya disarankan YLKI untuk menyerahkan kasus ini ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), dan ternyata langsung diproses dengan cepat," ungkap Ludmilla. Di tengah kasus ini berjalan sejak Oktober 2011 lalu, Ludmilla menawarkan opsi untuk mengganti March miliknya dengan yang baru dan dengan spesifikasi sama. Namun, tawaran tidak bisa dikabulkan NMI.

Beberapa lama kemudian,  ada penawaran dari NMI dengan membeli mobil tersebut Rp 135 juta ditambah Rp 3 juta sebagai kompensasi pembelian bensin. "Uang sebesar itu (Rp 138 juta) bisa beli mobil baru apa, Mas? Jadi saya tetap pada permintaan awal atau full-refund. Namun jika tidak mau, ya kita tunggu saja putusan sidang," paparnya.

Akhirnya BPSK mengeluarkan putusan Nomor 099/Pts.A/BPSK-DKI/II/2012 pada tanggal 16 Februari 2012. "NMI dinyatakan bersalah atas kasus ini dan harus mengganti rugi Rp 150 juta. Yah, dengan beda Rp 9 juta, masih okelah buat saya," lanjutnya.

NMI naik banding
Pihak NMI merasa keberatan dengan hasil tersebut dan akhirnya naik banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). "Pihak pengacara kami merasa ada yang aneh pada kasus ini dan kita naik banding. Menurut pengacara, ada hal-hal yang bisa dijelaskan tentang iklan," ungkap Teddy Irawan, Wakil Presiden Direktur NMI, yang dihubungi KompasOtomotif, siang ini (5/4).

NMI sudah melakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan menanggapi kasus ini dari awal, melakukan pengujian bersama, dan menjelaskan tentang iklan tersebut. Angka tersebut diperoleh dengan beberapa prosedur pengujian dan rute khusus. "Tapi dia (Ludmilla) tetap mau menggunakan rute yang biasa dilewatinya. Bukti yang dibawa ke BPSK itu bukan iklan, melainkan review media," beber Teddy.

"Kita memang sempat menawarkan iktikad baik dengan membeli kembali seharga Rp 138 juta. Tapi ditolak dan ia ingin tetap melanjutkan kasus ini," tambah Teddy. Karena merasa dirugikan dan sangkaan yang tidak sesuai dari hasil BPSK, yaitu kesalahan iklan dan ketidaksesuaian produk, NMI naik banding.

Hari ini di PN Jaksel sedang berlangsung sidang ketiga dengan menu replik, mendengarkan jawaban dari pihak Nissan. Tunggu kelanjutannya!

EditorAris F Harvenda
Komentar

Terkini Lainnya

Mitsubishi Evo 'Is Back'!

Mitsubishi Evo "Is Back"!

News
Di Surabaya, Civic Type R Sudah Tembus Rp 1 M

Di Surabaya, Civic Type R Sudah Tembus Rp 1 M

News
BMW i8 Bisa 'Nge-Charge' di PLN Gambir

BMW i8 Bisa "Nge-Charge" di PLN Gambir

News
Cara Benar Mengurus SIM yang Hilang

Cara Benar Mengurus SIM yang Hilang

Tips N Trik
Wuling Langsung Tancap Gas di Surabaya

Wuling Langsung Tancap Gas di Surabaya

News
Kondisi Rossi Semakin Membaik

Kondisi Rossi Semakin Membaik

Sport
Perbaiki Bemper Penyok Pakai Air Panas, Memang Bisa?

Perbaiki Bemper Penyok Pakai Air Panas, Memang Bisa?

Tips N Trik
Kejar Toyota Camry, Honda Mulai Produksi Accord 2018

Kejar Toyota Camry, Honda Mulai Produksi Accord 2018

News
Suzuki Kerek Harga Ignis Bulan Depan

Suzuki Kerek Harga Ignis Bulan Depan

News
Honda Tembakkan PCX Lokal, Yamaha Siap Menghindar

Honda Tembakkan PCX Lokal, Yamaha Siap Menghindar

News
Wuling Lanjutkan Ekspansi di Sulawesi

Wuling Lanjutkan Ekspansi di Sulawesi

News
NMAX Cukup Bikin Yamaha Pusing

NMAX Cukup Bikin Yamaha Pusing

News
Daihatsu dan Honda Perang Promo di Surabaya

Daihatsu dan Honda Perang Promo di Surabaya

News
Tanpa Pabrik, Pasar Otomotif Australia Masih Menggiurkan

Tanpa Pabrik, Pasar Otomotif Australia Masih Menggiurkan

News
Sepanjang 2017, Avanza Transmover Tanpa Gairah

Sepanjang 2017, Avanza Transmover Tanpa Gairah

News
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM