Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |    Register   |  

Harga Mobil CBU asal Jepang Turun

Agung Kurniawan | Zulkifli BJ | Kamis, 23 Februari 2012 | 07:10 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
Sumber : Automotive | Author : -

Harga Alphard turun

Jakarta, KompasOtomotif - Kabar gembira bagi pecinta mobil CBU Jepang. Mulai tahun ini harga mobil-mobil tersebut akan turun karena beban pajak bea masuk (impor duty) dikurangi sesuai perjanjian perdagangan pemerintah Indonesia-Jepang (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement). Khususnya untuk kendaraan bermesin 1.500 - 3.000 cc, semula 40 persen kini tinggal 20 persen saja. 

Beberapa ATPM sudah menurunkan harga awal tahun ini. Toyota telah menurunkan harga Alphard sampai Rp 33 juta dibandingkan sebelumnya. "Ini menguntungkan konsumen. Kami sudah mengantisipasi hal ini sejak akhir tahun lalu. Hasilnya, harga beberapa CBU Toyota lebih kompetitif,"  jelas Widyawati Soedigdo, General Manager Marketing Planing Customer Relation Division PT Toyota Astra Motor (TAM). 

Penyesuaiakn haga kendaraan bermesin 1.500 - 3.000 cc sudah dilakukan Toyota saat meluncurkan Lexus RX-270, Agustus 2011. Namun, model CBU lain yang diimpor dari Jepang seperti Land Cruiser dan Previa, tidak diturunkan. "Kalau Land Cruiser kami hanya melayani spot order, tidak memanfaatkan fasilitas IJ-EPA," lanjut Widyawati.

Honda yang baru saja meluncurkan Odyssey facelift, harganya diturunkan Rp 16,5 juta  sehingga kini menjadi Rp 529 juta (on ther road Jakarta). Sebelumnya dibandrol Rp 545,5 juta.

Buka Gerbang
Sejak IJ-EPA diberlakukan  pada 2008, semua merek Jepang bisa menikmati diskon bea masuk 3.000 cc ke atas dari 75 persen menjadi hanya 4 persen. Bahkan, mulai  2012,  BM  untuk kendaraan bermesin 3.000 cc ke atas, turun lagi menjadi nol. Karena itulah, Nissan mengaku sedangkan mempertimbangkan menambah varian MPV premium Elgrand. 

"Tahun lalu kami meluncurkan beberapa Infiniti, Murano dan Elgrand semua dengan mesin 3.000 cc  berdasarkan fasilitas IJ-EPA. Sekarang dipertimbangkan untuk Elgrand 2.4 liter," papar Teddy Irawan, Wakil Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Nissan Motor Indonesia.

 

SPBU
Lokasi
  + index
Bengkel
Lokasi
  + index

© 2008 - 2012 KOMPAS.COM - All Rights Reserved