Raungan Mesin Mobil Kurang Disukai di Australia

Sumber : - | Author : -
Raungan mesin gangguan terbesar lingkungan
Victoria, KompasOtomotif - Mobil dengan raungan mesin yang menggelegar kurang disukai masyarakat Australia. Alasannya, selain memekakkan telinga, suara berisik itu menjadi gangguan lingkungan terbesar. Kesimpulan ini didapat dari data baru Biro Statistik Australia (BSA) setelah melakukan survei dan dirilis Caradvice.com, hari ini (22/2).
Dari hasil survei BSA dengan usia responden mulai 18 tahun ke atas (populasi 5,8 juta jiwa), sebanyak 35 persen mengatakan bahwa pengemudi dengan mobil bising adalah masalah terutama dalam lingkungan sosial mereka.
Survei itu sejalan dengan laporan EPA (Environment Protection Authority) atau otoritas perlindungan lingkungan Australia, yang selama 2010-2011 lalu menerima 6.644 keluhan tentang kebisingan suara kendaraan bermotor. Jumlah itu meningkat 48 persen dibanding periode sebelumnya. Bahkan, tahun ini ada 386 jenis kendaraan ditangguhkan izin layak jalannya karena suara mesin melebihi batas.
Padahal, EPA telah mengatur ketentuan batas suara mesin kendaraan bermotor. Untuk mobil produksi setelah 1983 tidak boleh melebihi 90 desibel, sementara mobil dan motor tua hanya sampai 100 desibel (mirip dengan volume mesin bor).
Selain kebisingan, BSA juga menyurvei mengenai gangguan terbesar ketika berada di jalan raya. Hasilnya, 34 persen koresponden mengatakan gangguan terbesarnya adalah cara mengemudi yang terlalu dekat atau menempel. Dan ini menempati urutan kedua terbesar. Dengan hasil dua survei ini EPA akan memperketat pengujian tentang kendaraan dan proses untuk pengujian SIM di Australia.
PRODUK BARU
GALERI
MODIFIKASI





