Sabtu, 1 November 2014

Otomotif


Mau Tahu, Kelebihan dan Kekurangan Mio Fino dan Scoopy?

Penulis: Agung Kurniawan | Kamis, 26 Januari 2012 | 11:38 WIB
Dibaca:   Komentar:
|
Share:
Sumber : KompasOtomotif | Author : -

Sama-sama punya keunggulan dan kekurangan

Denpasar, KompasOtomotif — Akhirnya, Yamaha Indonesia memasarkan juga skutik retro entry level dengan produk andalan Mio Fino yang telah diluncurkan secara bersamaan di Denpasar dan Bandung, Rabu (24/1/2012). Padahal, saat Honda memasarkan Scoopy pada 2009, Yamaha sempat menyatakan, seperti diutarakan Dyonisius Beti, Executive Vice President Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), bahwa pasar skutik retro saat itu sesuai hasil survei masih kecil.
 
"Mio Fino diluncurkan sekarang ini untuk menjawab kebutuhan wanita yang tak ingin tampil biasa-biasa saja. Mereka kini bisa tampil lebih fashionable dan banyaknya varian Mio Fino menjawab kebutuhan itu," ungkap Dyon di sela-sela peluncuran Mio Fino di Denpasar, Bali.
 
Komparasi
 
Di pasar nasional, Fino bersaing dengan Scoopy. Meski terlambat, Yamaha menawarkan Mio Fino dengan tampilan lebih atraktif melalui desain stripping dengan 3 varian, masing-masing Classic, Fashion, dan Sporty yang tersedia dalam (total) tujuh pilihan warna. 
 
Sementara itu, Honda hanya punya satu varian dengan lima pilihan. Namun, Scoopy punya dua fitur keselamatan,  brake lock, dan standar samping otomatis (side stand switch) yang tidak terdapat pada Fino.
 
Urusan harga, Mio Fino lebih kompetitif dengan banderol Rp13,5 juta-Rp 13,65 juta per unit (on the road Jakarta), sementara Scoopy dibanderol Rp 13,725 juta per unit. Dengan dua karakteristik yang berbeda dari setiap merek, pilihan sepenuhnya ada di tangan konsumen. Berikut spesifikasi lengkap kedua sepeda motor. Silakan pilih!
 
Spesifikasi
Honda Scoopy
Yamaha Mio Fino
Panjang x lebar x tinggi
1.844 x 699 x 1.070 mm
1.830 x 705 x 1.050 mm
Jarak sumbu roda
 1.240 mm
1.240 mm
Jarak terendah ke tanah
150 mm
125 mm
Berat kosong
94 kg
94 kg
Tipe rangka
 Tulang punggung
Steel pipe underbone
Tipe suspensi depan
Teleskopik
Teleskopik
Tipe suspensi belakang
Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
 Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
Ukuran ban depan
80/90 - 14 M/C 40P
70/90 - 14M/C 34P
Ukuran ban belakang
 80/90 - 14 M/C 46P
89/90 - 14M/C 40P
Rem depan
Cakram hidraulis dengan piston tunggal
Cakram hidraulis dengan
piston tunggal
Rem belakang
Tromol
Tromol
Kapasitas tangki bahan bakar
3,5 liter
 4,1 liter
Tipe mesin
4 langkah, SOHC
4 Langkah, SOHC
Diameter x langkah
 50 x 55 mm
50,0 x 57,9 mm
Volume langkah
 108 cc
113,7 cc
Perbandingan kompresi
 9,2 : 1
8,8 : 1
Daya maksimum
 8,28 PS/8.000 rpm
8,35 PS/8.000 rpm
Torsmi aksimum
 0,85 kgf.m/5.500 rpm
7,84 Nm/7.000 rpm
Kapasitas minyak pelumas mesin
0,7 liter pada penggantian periodik
Total: 0,9 liter dan 0,8 liter pergantian periodik
Kopling otomatis
 otomatis, sentrifugal, tipe kering
 otomatis, sentrifugal, tipe kering
Gigi transmisi
Otomatis V-Matic
CVT Otomatis
Pola pengoperan gigi
xxx
xxx
Starter
Pedal dan elektrik
Pedal dan elektrik
Aki
MF 12 V - 3 Ah
YTZ4V (MF battery)/
GTZ4V (MF battery)
Busi
ND U24EPR9, NGK CPRBEA-9
C7HSA (NGK)/U22 FS-U (DENSO)
Sistem pengapian
DC-CDI, Baterai
DC-CDI, Baterai
 

Editor : Bastian