Sepeda Motor Diesel berteknologi Smart ForTwo - Kompas.com

Sepeda Motor Diesel berteknologi Smart ForTwo

Kompas.com - 28/12/2011, 15:05 WIB
Cocok untuk menaklukkan jalan bertanah

BELANDA, KOMPAS.com - Konsumen mobil di Eropa sangat menyukai mesin diesel. Selain ramah lingkungan (untuk teknologi sekarang), biaya perawatan lebih murah karena jadwal ke bengkelnya lebih sedikit dibanding mesin bensin. Kini, mesin diesel mulai dicoba pada sepeda motor seperti yang telah diciptakan oleh Eva Products dari Belanda dengan Track T-800 CDI.

Sepeda motor yang dirancang untuk petualangan ini dibekali mesin 800 cc tiga silinder, sama persis seperti yang digunakan Daimler-Benz pada mobil kecil Smart ForTwo dengan berbagai aplikasi terbaik dari mesin kapal. Meski kapasitas mesin kecil sudah mengusung teknologi common-rail direct injection dilengkapi turbocharged dan intercooler dan bobot mesin 44,9 kg.

Tenaga maksimum yang dihasilkan 48 HP pada 2.750 rpm dengan torsi 88,5 lb-ft antara 850 rpm sampai 4.250 rpm, disalurkan ke roda belakang melalui transmisi CVT. Sedang putaran mesin stationernya pada 850 rpm dan memang lebih berisik dari mesin bensin.

Makanya, banyak pengendara sepeda motor belum melirik mesin diesel. Selain karena bobot lebih berat dan konstruksi lebih kuat, sehingga tidak cocok diaplikasi pada sepeda motor. Kenyataannya, mesin diesel itu sangat enak melaju pada kecepatan atau putaran mesin rendah.

Soal konsumsi bahan bakar, EVA mengklaim 42,5 km per liter dengan kecepatan 88 km per jam. Dengan kapasitas tangki 22 liter bisa menempuh jarak 860 km lebih.

Melihat desain knalpotnya yang pendek dan terletak di bawah mesin, terkesan motor kurang tenaga. Justru mesin tiga silinder punya suara khas, terlebih bilah turbo Garrett bekerja. Ketika berakselerasi, Track T-800 DCI galak pada kecepatan menengah 70 sampai 105 km per jam. Trus, dalam setiap kondisi, gas yang diatur secara elektronik tetap memberi respon optimal.

Agar nyaman saat berkendara, kedua roda dipasang velg Excel ukuran 17 inci (depan) dan 21 belakang. Untuk suspensi, belakang WP yang dapat disetel, baik kelenturan maupun pernya. Sedang depan, juga WP dengan garpu 48 mm. Sistem pengereman mengandalkan Brembo 4 piston, cakram 310 mm.

EditorAris F Harvenda
Komentar

Terkini Lainnya

Bikin Motor Bercorak Batik Murah tapi Susah

Bikin Motor Bercorak Batik Murah tapi Susah

Modifikasi
RX King Unik Bertato Batik

RX King Unik Bertato Batik

Modifikasi
Cegah Tabrakan Beruntun saat Turing

Cegah Tabrakan Beruntun saat Turing

Tips N Trik
Banyak Keluhan Transmisi AGS, Ini Langkah Suzuki

Banyak Keluhan Transmisi AGS, Ini Langkah Suzuki

News
Harapan Loyalis pada Suzuki Swift Terbaru

Harapan Loyalis pada Suzuki Swift Terbaru

News
Honda CRF150L Jadi Rebutan di Jawa Timur

Honda CRF150L Jadi Rebutan di Jawa Timur

News
Ucapkan 'Selamat Tinggal' buat Suzuki Swift

Ucapkan "Selamat Tinggal" buat Suzuki Swift

News
Merasakan Keunggulan Suzuki Ignis dan Baleno Hatchback

Merasakan Keunggulan Suzuki Ignis dan Baleno Hatchback

News
PLN Buka Peluang Bisnis SPLU buat Swasta

PLN Buka Peluang Bisnis SPLU buat Swasta

News
Ignis Dongkrak Penjualan Suzuki

Ignis Dongkrak Penjualan Suzuki

News
Perpanjangan STNK Wajib Lolos Uji Emisi di Jakarta

Perpanjangan STNK Wajib Lolos Uji Emisi di Jakarta

News
Aksi Pebalap di Final Honda Dream Cup 2017 (Foto)

Aksi Pebalap di Final Honda Dream Cup 2017 (Foto)

Feature
Ini Pelatih Baru Jorge Lorenzo Musim 2018

Ini Pelatih Baru Jorge Lorenzo Musim 2018

Sport
Suzuki Swift Menghilang

Suzuki Swift Menghilang

Feature
Daftar Jawara Honda Dream Cup 2017

Daftar Jawara Honda Dream Cup 2017

Sport
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM