Sabtu, 20 Desember 2014

Otomotif


Kia All-New Rio, Indikator Kualitas Baru Korea (Bagian 1)

Penulis: Aris F. Harvenda | Rabu, 30 November 2011 | 19:05 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : Kompas.com/AFH

    Rombongan mulai bergerak dari kantor KIA di Kuningan menuju Bogor

  • Sumber : - | Author : Kompas.com/AFH

    Rombongan saat melintas di rute Empang - Cipaus dengan kondisi jalan sempit dan berliku.

BOGOR, KOMPAS.com - Sebelum meluncurkan All-New Rio (1/12), PT KIA Mobil Indonesia (KMI) menyelenggasrakan acara media test drive  ke Highland Park, Bogor, (28-29/11). KMI menyediakan 12 unit Rio dengan transmisi manual dan otomatis. Tes bertujuan untuk mengetahui tingkat Noise, Vibration, Harshness (NVH) yang selama ini dinilai sebagai kelemahan mobil asal Korea.

Berdasarkan pengelompokan, KOMPAS.com mendapat jatah mencoba Rio transmisi otomatis dengan 2 orang teman media dan seorang pemandu. Saat mendatangi mobil dengan kaca yang masih polos, muncul kekhawatiran panasnya sorotan matahari dari luar. Ternyata, kekhawatiran tersebut sirna ketika melihat logo 3M melekat di kaca samping. Berarti, kaca sudah dilapisi untuk mengurangi terik sinar matahari yang sampai ke interior mobil.

Eksterior
Melihat desain mobil yang trendi, rasa percaya diri terdongkrak meski kaca transparan. Penampilannya sangat berbeda dengan pendahulunya. All-New Rio tampil lebih gaya dan moderen. Hal tersebut tampak dari desain muka yang sudah mencirikan garis tangan Peter Schreyer pada semua produk KIA. Namun di bagian belakang masih terlihat sedikit budaya pendahulunya, sekilas mirip VW Golf dan Polo kendati KIA menilainya mirip dengan New Sportage.

Perubahan desain interior juga sangat mencolok. Paling dominan terlihat pada dasbor, kini tampil lebih moderen. Di bagian tengah dasbor, tersedia head unit yang sudah dilengkapi dengan koneksi Bluetooth,USB dan Aux.

Pada setir terdapat tombol yang hanya berfungsi untuk mereset tripmeter. Pada jok belakang, rekan media yang mendudukinya menilai, ruang kakinya termasuk lega. Kendati demikian, pandangan ke samping menurut rekan tersebut sedikit. Pasalnya kaca belakang bidangnya termasuk kecil. (Bersambung)


Editor : Zulkifli BJ