Jumat, 19 Desember 2014

Otomotif


"First Drive Plus" Daihatsu All-New Xenia (Bagian 2)

Penulis: | Senin, 14 November 2011 | 05:37 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : KOMPAS.com/Zulkifli BJ

    Daihatsu All-Xenia dites di sirkuit Sentul

  • Sumber : - | Author : KOMPAS.com/Zulkifli BJ

    Tes tanjakan!

  • Sumber : - | Author : KOMPAS.com/Zulkifli BJ

    Tes 360 derajat mengitari kerucut!

  • Sumber : - | Author : Astra Daihatsu Motor

    Tiga deret bangku All-New Xenia. Bangku tengah bisa dilipat cukup dengan memutar satu tuas saja!

Akselerasi
KOMPAS.com juga sempat menguji akselerasi All-New Xenia untuk beberapa varian. Untuk ini, saat berangkat dari kantor, sudah disediakan alat buat mengukur akselerasi, yaitu applikasi Car Performance dari smartphone Android yang berkerja berdasarkan GPS dan akselerator yang ditanamkan pada handset.

Untuk All-New Xenia 1.300 transmisi otomatik, hanya dengan pengemudi saja, tangki bbm masih bersi ¾ lebih (36 liter), AC dihidupkan dengan blower pada level 2, hasil terbaik untuk 0-60 km/jam adalah 7,252 detik yang dicapai dalam jarak 80 meter.

Berikutnya, dites lagi versi 1.300cc dengan transmisi manual 0-100 km/jam. Tes dilakukan beberapa kali dan hasil terbaik 14,813 detik atau jarak 270 meter. Metode pengetesan,  pergantian gigi dilakukan pada 6.000 rpm. Khusus untuk mesin 1.300cc, AC dioperasikan pada level 1. Kondisi, terdapat satu penumpang atau total bobot penumpang 125 kg dan bensin sekitar 35 liter. Pada gigi 4, untuk mencapai putaran 6.000 rpm butuh waktu cukup lama. Saat dites dengan blower pada level 3, waktunya lebih lambat, 15.582 detik atau dalam jarak 290 meter.

Kejutan 1.000cc
Untuk All-New Xenia 1.000cc, tipe M, diperoleh hasil yang mengejutkan. Kemampuan berakselerasi dari 0-100 km/jam, dengan bobot pengemudi dan penumpang 130kg (ganti pendamping), hasilnya ternyata lebih cepat, yaitu 11,988 detik atau hanya butuh jarak 250 meter. Versi ini, di bagian tengah tidak ada blower, namun cukup mempengaruhi kinerja mesin untuk bisa  lebih cepat!.

Akurasi Speedometer
Pada saat bersamaan, KOMPAS.com juga sempat mengecek akurasi speedometer All-New Xenia. Ternyata, terdapat perbedaan cukup besar. Misalnya, pada kecepatan 40 km/jam pada mobil, GPS 35 km/jam. Begitu pada kecepatan lain, misalnya 60 km/jam dan 80 k/jam, pda GPS tertera 55 km/jam dan 75 km/jam. Pada tes 0-100 km/jam, speedometer pada mobil sudah menunjukkan di atas 110 km/jam.

Akurasi speedometer pertama dites pada mesin 1.000 cc. Karena kurang yakin, KOMPAS.com coba lagi pada Xenia 1.300cc, ternyata hasilnya sama.

Sebagai refrensi, untuk menguji akurasi speedometer GPS yang digunakan KOMPAS.com, setiap dikalibrasi dengan Toyota Avanza lama, yang selalu menunjukkan kecepatan yang sama. Bahkan, pernah pula, dikalibrasi dengan kecepatan pesawat terbang sampai kecepatan 738 km/jam, perbedaannya hanya 1 km/jam!   

Terlepas dari penunjukan speedometer yang kurang akurat, saat mencoba sendiri beberapa lap di trek sirkut (berdua dengan pendamping), pada berbagai tikungan pada kecepatan 40-60 km/jam, kemampuan All-New Xenia sedikit lebih baik dari generasi sebelumnya.

Perbedaan lain yang dirasakan adalah kualitas jok, kini lebih empuk. Bahkan, beberapa peserta test drive yang diundang Daihatsu (mengaku dari perusahaan penyewaan), mengatakan, jok yang digunakan sekarang lebih empuk dari generasi sebelumnya. “Perlu diuji ketahanannya,” tegasnya!


Editor : Zulkifli BJ