Kamis, 27 November 2014

Otomotif


Kencan Singkat dengan Daihatsu All-New Sirion

Penulis: | Kamis, 07 Juli 2011 | 06:10 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : KOMPAS.com/Zulkifli BJ

    Daihatsu All-New Sirion dicoba di tengah kemacetan lalu lintas Jakarta

  • Sumber : - | Author : KOMPAS.com/Zulkifli BJ

    Panel instrumen terbaru All-New Sirion

  • Sumber : - | Author : KOMPAS.com/Zulkifli BJ

    All-New Sirion

  • Sumber : - | Author : KOMPAS.com/Zulkifli BJ

    All-New Sirion bermain di antara non-sedan kompak segmen bawah dan medium

JAKARTA, KOMPAS.com - Daihatsu Indonesia memberi kesempatan pertama kepada wartawan untuk mencoba langsung mengemudikan All-New Sirion yang diperkenalkan kemarin. Rute untuk mencoba langsung mobil kompak adalah mengelilingi Jakarta, mulai dari Sunter, jalan tol Priok-TMII,  tol JORR dan Bintaro Sektor 9, Pondok Indah, Tentara Pelajar, S Parman, Central Park, kembali ke S.Parman, Sudirman, MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Selatan, Prapatan, Letjen Suprapto, Perintis Kemerdekaan dan Kelapa Gading. Cukup untuk merasakan kelincahan dan kemampuan All-New Sirion sebagai mobil kota.

Transmisi Otomatik
KOMPAS.com  mendapat kesempatan mencoba All-New Sirion dengan transmisi otomatik.  Rute mengemudikan sendiri mobil ini dimulai dari logistik Daihatsu di Jalan Danau  Sunter, lantas menuju jalan Yos Sudarso, tol Priok-TMII, jalan tol JORR dari TMII ke Bintaro. Setelah istirahat sebentar di dealer Daihatsu di Bintaro, perjalanan diteruskan ke Central Park. Kali ini KOMPAS.com  duduk sebagai penumpang belakang.  

Untuk postur 160 cm tidak masalah dan terasa lega duduk di belakang setir. Setir dengan power steering elektrik mudah dikendalikan. Dengan panjang 3.765 mm, lebar 1.665 dan tinggi  1.545 mm, All-New Sirion mudah diajak bermanuver saat berebut keluar dari kemacetan.  

Sistem pengoperasian atau gerakan tongkat transmisi mobil inimaju mundur (bukan model gate). Start pada D4 (overdrive pada sistem transmisi otomatik lama), tenaga mesin terasa pas-pasan ketika digenjot. Cocok untuk santai! Hasil lainnya, konsumsi bahan bakar di jalan tol yang cukup padat dengan kecepatan rata 80 km/jam, plus dua penumpang dewasa, konsumsi bensin 13,7 km/liter.  

KOMPAS.com kemudian, mencoba memindahkan gigi ke “3”. Tenaga terasa responsif ketika gas diinjak. Mantap! Namun, indikator konsumsi bahan bakar setelah itu menunjuk angka 12,8 km/liter.

Penumpang Belakang
Sebagai penumpang belakang, KOMPAS.com merasakan ruang yang cukup lega. Bahkan bisa menjulurkan kaki ke depan dan bersandar lebih miring pada sandaran jok belakang. Juga mencoba bertopang kaki. Tidak ada masalah. Cukup lega!

Saat meluncur di permukaan jalan yang tidak rata, peredaman suspensi cukup baik dan nyaman. Begitu juga ketika mobil diajak menikung pada kecepatan konstan 50 km/jam, terutama di putaran keluar dari jalan tol.

Cukup menarik, panel instrumen tampil dengan warna terang putih sehingga mudah dibaca. Di samping itu juga tambah menarik karena dikombinasikan dengan biru muda yang berada di tengah speedometer untuk indikator konsumsi rata-rata bahan bakar, jarak yang bisa di tempuh dan sebagainya. Audio baru yang ditanamkan pada All-New Sirion bisa didengarkan dengan baik saat dikebut 100 km/jam.

Kesimpulan
Berdasarkan hasil tes singkat tersebut disimpulkan, All-New Sirion lebih baik dari pendahulunya. Sebagai mobil kompak, tak masalah digunakan di dalam kota yang macet atau digenjot di jalan tol. Juga bisa digunakan sebagai mobil keluarga kecil. Penampilannya yang makin gaya dan sporty, tentu saja cocok untuk anak atau keluarga muda.

Masalahnya, posisi All-New Sirion kini  menjadi tanggung. Berada di antara segmen non-sedan low (paling murah) dan medium.

Kalau dimasukkan ke segmen medium seperti Honda Jazz, Toyota Yaris, Ford Fiesta, Mazda2 dan Hyundai i20, All-New Sirion dengan mesin dan dimensi lebih kecil akan kalah. Pasalnya, di segmen ini, umumnya menggunakan 1,4 liter dan 1,5 liter.

Sebaliknya, bila dibandingkan dengan sub-kompak seperti Nissan March, Kia Picanto, Chevrolet Spark, All-New Sirion unggul. Pasalnya, di segmen ini kompetitornya menggunakan mesin 1,2 liter. Juga ada beberapa merek dimensi lebih kecil. Di lain hal, dengan ancar-ancar harga Rp140 – 160 juta, All-New Sirion akan berhadapan dengan Nissan March.

Pada presentasinya, Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor, membandingkan kemampuan mesin dan konsumsi bahan bakar All-New Sirion dengan kompetitor bermesin 1,2 liter.  

Nah, kalau sudah begini, berarti posisi All-New Sirion tanggung!


Editor : Zulkifli BJ