Minggu, 23 November 2014

Otomotif


Harga Mobil Bekas Naik?

Penulis: Agung Kurniawan | Rabu, 14 Juli 2010 | 09:05 WIB
|
Share:
Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkifli BJ

Pusat penjualan mobil bekas Mobil88 dan WTC Mangga, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana menghilangkan diskon oleh sejumlah agen tunggal pemegang merek membuat harga jual mobil bekas (mobkas) ikut naik. Kenyataannya, saat ini belum sampai sejauh itu.

"Dalam dua bulan terakhir (Mei dan Juni), harga mobkas di sini turun Rp 5-Rp 7 juta. Tergantung model! Penyebabnya, diskon dari ATPM,” ujar Herjanto Kosasih, Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua (pusat jual beli mobkas).

Kendati demikian, Leovan Widjaja dari Mobil88 mengatakan, "Kalau mau beli mobil bekas, sekarang waktunya. Beberapa minggu lagi harga naik."

Penyebabnya, inflasi dan harga-harga lain yang ikut naik. Di samping itu, menjelang Lebaran diperkirakan permintaan mobil bekas juga akan naik!

Menurut Leovan, Mobil88 optimistis akan mampu mendongkrak penjualan pada paruh kedua tahun ini. Selama Januari-Juni 2010, penjualan mencapai 10.020 unit, terdiri atas 5.470 unit ritel dan 4.550 unit dibeli pebisnis mobkas lain (wholesales).

"Penjualan pada paruh pertama tahun ini sudah diprediksi, tak ada letupan pasar. Kami mengejar penjualan pada paruh ke dua tahun ini. Mudah-mudahan sampai 20.000 unit," ujar Leovan.

Di WTC Mangga Dua, penjualan mobkas stagnan, alias diam di tempat. Rata-rata penjualan bulanan mencapai 1.200 unit pada semester pertama tahun ini.

"Saya rasa dua bulan ke depan posisinya akan berubah. Sampai sekarang, untuk Juli sudah menembus 800 unit. Saya rasa bisa menyentuh 2.000 unit. Pasalnya, sudah mulai masuk bulan pembelian menjelang Lebaran," papar Herjanto.


Editor : Zulkifli BJ