Jangan Salah Pilih Bahan Peredam Knalpot Motor - Kompas.com

Jangan Salah Pilih Bahan Peredam Knalpot Motor

Kompas.com - 23/06/2010, 15:27 WIB

KOMPAS.com — Mungkin knalpot sepeda motor Anda (terutama 4 tak) mengeluarkan suara sumbang atau lebih keras sehingga tidak enak didengar. Itu pertanda busa peredamnya mulai tipis dan ini berlaku buat kanlpot racing harian.

"Knalpot racing harian di pasaran biasanya sudah dilengkapi peredam di dalam silencer-nya. Sama seperti motor harian, cuma kepadatan serat peredam dan jenis material enggak tahu pasti. Makanya, ada knalpot racing bersuara merdu, ngebas, dan juga cempreng," urai Harry Noprian, mekanik Harry Motor HMTC di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Busa peredam biasa disebut glasswool. Busa ini memang untuk meredam suara. Tingkat kebisingannya tergantung ketebalan, kerapatan, dan daya tahan. Menurut Harry, serat peredam itu ada yang berwarna kuning dan putih dengan banderol Rp 3.000 sampai Rp 5.000 per pak.

Hanya, pemasangannya perlu kehati-hatian. Pasalnya, pecahan serbuk dari serat bikin tak nyaman, terutama bila tersenuh tangan, atau badan langsung gatal-gatal. Selain itu, kita bisa sesak secara tidak sengaja jika serbuk terisap paru-paru.

Selain itu, ada juga yang terbuat dari bahan serat kaca. Namun menurut Kunto Hayadi, mekanik HKR Custom, bahan jenis itu juga tidak nyaman. Hanya, lebih tahan lama dan lebih mahal dari glasswool. Bahan ini juga lebih tahan panas, meski serbuknya gampang terbuang bila mesin sering digeber.

Pilihan lain, ada steelwool atau serat besi yang modelnya bergumpal-gumpal. Sekilas bentuknya mirip alat pencuci piring dari bahan serat stainless steel. Memang, harganya yang Rp 35.000 terbilang mahal jika dibandingkan dengan glasswool.

Kelebihan dari bahan serat besi ini menurut Kunto ada pada bahannya yang tidak mudah habis terbakar atau terbuang ke luar. Usia pakainya tiga kali lipat dari glasswool. Kelemahannya, karena terlalu lama di dalam silencer, bagian ini kemungkinan akan muncul karat.

Kalau tak mau repot, Kunto menyarankan pakai peredam dari bahan serat karbon kevlar yang sudah dianyam rapi dan rapat. Bahan ini tidak mudah terbakar dan celahnya rapat serta mampu menahan panas. Cuma, harganya lebih mahal.

Silakan pilih sesuai dengan kekuatan kantong. (KR15)

EditorBastian

Terkini Lainnya

Lexus Indonesia Mau Garap Mobkas

Lexus Indonesia Mau Garap Mobkas

News
“Wholesales” Lexus Paruh Pertama 2017 Melejit

“Wholesales” Lexus Paruh Pertama 2017 Melejit

News
Tipikal Konsumen McLaren di Indonesia

Tipikal Konsumen McLaren di Indonesia

News
Tiga Primadona Auto2000 pada Separuh Pertama 2017

Tiga Primadona Auto2000 pada Separuh Pertama 2017

News
SUV Lexus Masih Mendominasi Indonesia

SUV Lexus Masih Mendominasi Indonesia

News
Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Modifikasi
Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

News
Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar 'Hatchback'

Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar "Hatchback"

News
Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

News
Kupas 'Coupe' Sport Lexus LC500

Kupas "Coupe" Sport Lexus LC500

Produk
Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

News
McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

News
Honda Jazz 'Facelift' Lebih Mahal Rp 6 Juta

Honda Jazz "Facelift" Lebih Mahal Rp 6 Juta

Produk
McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

Produk
Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Produk
Close Ads X