Jumat, 28 November 2014

Otomotif


Formula 1

Kejar Red Bull? Downforce Kuncinya!

Penulis: Aloysius Gonsaga AE | Senin, 10 Mei 2010 | 18:34 WIB
|
Share:
Sumber : - | Author : AFP/JOSEP LAGO

Pebalap Ferrari, Fernando Alonso (2 dari kiri), naik podium nomor dua di GP Spanyol, Minggu (9/5/10). Dia berada di antara duet Red Bull Racing Mark Webber (tengah) yang jadi juara, serta Sebastian Vettel yang finis ketiga.

CATALUNYA, Kompas.com - Ferrari mulai mencari kekuatan baru sehingga bisa bersaing dengan tim Red Bull Racing dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 (F1) 2010. "Scuderia" yakin, downforce akan menjadi kunci untuk bisa mengimbangi kekuatan Red Bull, yang memang tampil sangat memesona di awal musim ini.

Meskipun saat ini Fernando Alonso berada di peringkat dua klasemen sementara pebalap, dan berada di atas dua pebalap Red Bull, tetapi Ferrari sangat khawatir. Team principal Ferrari Stefano Domenicali menilai, RB6 yang tampil dominan pada akhir pekan lalu di Spanyol, bakal menggeser para pesaingnya.

Menurut Domenicali, masih ada beberapa seri F1 2010 yang sangat mengandalkan kehebatan downforce. Karena itu, Red Bull akan sulit ditandingi jika mereka (Ferrari) tak segera membenahi sistem aerodinamik tersebut.

"Red Bull lebih maju selangkah dalam hal performa," ungkap Domenicali tentang perbaikan RB6 di Spanyol. "Kami melihatnya pada hari Sabtu dan Jumat, dan hal itu menjadi jelas saat balapan ketika melihat performa Mark Webber. Itu adalah referensi untuk tim kami.

"Kami tidak tidak mau terlalu bereaksi tentang itu, tetapi itu adalah hal yang kami perlukan. Mereka (Red Bull Racing) telah melakukan perbaikan pada mobil, sehingga mereka melakukan pekerjaan dengan sangat bagus.

"Jika kamu melihat klasemen, mereka adalah salah satu tim tercepat karena jika dilihat kembali, mereka selalu meraih pole position sejak awal musim, meskipun saat ini berada di posisi tiga klasemen. Itu adalah faktor yang sangat penting--jangan lupa keandalan dan jangan lupa pula hal lain yang penting untuk paketan mobil.

"Situasi ini memberikan tekanan kepada kami untuk bekerja keras di rumah, terutama untuk downforce. Itu adalah area di mana kami harus memberikan perhatian sehingga bisa lebih baik, karena masih ada beberapa trek di mana hal ini (downforce) menjadi sangat fundamental."

Memang, sejak awal musim Red Bull tampil sangat mengesankan karena selalu meraih pole position. Akan tetapi, mereka baru bisa naik podium pada seri kelima di Spanyol ketika Webber menjadi yang tercepat, dan Sebastian Vettel finis ketiga.


Editor : Lou