Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |    Register   |  

Tampilan Boleh Kalem, Tenaganya Man

| Bastian | Senin, 15 Maret 2010 | 14:37 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : MOTOR/ARTHA

  • Sumber : - | Author : MOTOR/ARTHA

    Eksterior dapat sentuhan dari body kit Do-Luck berbahan resin.

  • Sumber : - | Author : MOTOR/ARTHA

    Tenaga bisa sampai 552 HP

KOMPAS.com - Dasarnya saja, Mitsubishi Lancer Evolution sudah kencang. Tapi entah kenapa, mereka yang memiliki jarang ada yang puas dengan kondisi standarnya. Termasuk Jefri, Lancer Evo VIII produksi 2004 yang ada di tangannya masih mau didongkrak lagi tenaga mesin 4G63T hingga menyentuh limit.

"Untuk membangun mesin Evo enggak ribet seperti mesin Boxer bawaan Subaru karena partnya banyak," ujar Jefri. Tenaga pada sedan sport Mitsubishi miliknya bisa menyembur sampai 552 HP.

Power sebesar itu diperoleh dengan mengubah bagian strategis dari mesin. Di sini yang diutamakan mengail tenaga maksimal pada putaran atas. Caranya, menggunakan turbo A'PEXi RX6 yang sudah mengadopsi teknologi ball bearing, sehingga turbonya bisa berkitir mulai dari putaran rendah. Meski nyatanya, turbo yang dijuluki 'Isamu' ini baru bisa spooling pada 4.500 rpm.

Komponen mesin pun sudah dipersiapkan untuk menyambut kedatangan turbo. Seperti di antaranya piston set dari Tomei yang konstruksinya sudah menggunakan besi tempa, sehingga kuat menerima hembusan turbo yang memiliki tekanan 18 bar. Selain itu, punya kemampuan untuk menghasilkan tenaga lebih dari 100 dk per silinder. Namun konsekuensinya, perbandingan kompresi melorot menjadi 9,0:1.

Ganasnya tenaga mesin pada putaran atas berkat pemakaian kem HKS berdurasi 272 derajat dengan lift 10,8 mm (in & ex) yang berkontribusi besar untuk membuat pasokan bahan bakar dan udara semakin besar ke ruang mesin. Masalahnya, ketersediaan bahan bakar saat turbo sedang bekerja.. Bisa disiasati dengan penggunaan injektor RC yang punya kemampuan menyemprotkasn bensol 700 cc/menit.

Tenaga mesin yang gahar tentu perlu penyalur daya yang mumpuni. Karena kopling set standar sudah dianggap tidak memenuhi kriteria, maka diganti dengan produk HKS berkonfigurasi twin clutch.

Hal yang sama juga berlaku untuk peranti penghambat laju, yang pasti kewalahan saat harus meredam keganasahan mesin. Rem Brembo bawaan, rela bertukar tempat dengan AP Racing yang memiliki 6 kaliper. Hasilnya, rem mampu menghentikan keempat roda yang menggunakan velg Advan RZ 18 inci. (Tomo)

Sumber: Motor

SPBU
Lokasi
  + index
Bengkel
Lokasi
  + index

© 2008 - 2012 KOMPAS.COM - All Rights Reserved