Toyota Sangsikan Metode Gilbert Mempersalahkan Sistem Elektronik
-

Sumber : - | Author : Toyota USA
Dr Matthew Schwall dari Exponent menguji sistem elektronik pada pedal gas mobil Toyota yang direcall
-

Sumber : - | Author : Autobloggreen
Metode pengujian yang dilakukan oleh Profesor David Gilbert yang disanksikan oleh para ahli Toyota.
DETROIT, KOMPAS.com — Masalah recall Toyota dengan penyebab seperti yang dijelaskan oleh Profesor David Gilbert dari Universitas Illinois telah mendapat bantahan dari pihak Toyota Motor Corporation atau TMC.
Profesor David Gilbert yang juga memberikan kesaksian di Kongres pada 23 Februari lalu mengaku berhasil membuat simulasi cacat pada sistem kontrol pedal gas Toyota. Hasilnya, menurut profesor tersebut, kendaraan tetap jalan tetapi tidak menghasilkan kode adanya gangguan ke komputer mobil.
Para ahli Toyota mengaku khawatir dengan validitas, metodologi, dan kredibilitas demonstrasi yang dilakukan Profesor David Gilbert yang telah pula disiarkan oleh televisi ABC. Pasalnya, prosedur yang dilakukan tidak sesuai dengan kenyataan.
Berdasarkan cara yang dilakukan Gilbert, elektronik pada mobil disambung dan direkayasa ulang dengan berbagai cara dan diuji dengan urutan tertentu. Cara ini menurut ahli Toyota tidak mungkin terjadi pada kondisi sebenarnya, apalagi tidak ada yang menyaksikan tes tersebut.
Menurut Toyota, Gilbert juga memanipulasi sistem elektronik pada mobil Toyota agar pedal gas bekerja sampai mentok atau habis. Metode yang dilakukan Gilbert bisa saja terjadi pada mobil yang dibuat oleh produsen lain.
J Christian Gerdes, doktor rekayasa mekanikal dan Direktur Pusat Riset Otomotif di Universitas Stanford mengatakan, metode Gilbert tidak bisa dibenarkan. Gerdes sendiri berencana menggunakan fasilitas tes Exponent, konsultas rekayasa dan sains yang disewa Toyota, minggu depan. Ia berharap bisa menuntaskan hasil penelitiannya untuk dipresentasikan beberapa minggu kemudian.
Penjelasan lain dari Toyota Amerika adalah, jika kerusakan terjadi pada kabel-kabel, maka hal itu akan memperlihatkan tanda-tanda korosi. “Namun, kami tidak menemukan kepastian adanya tanda-tanda korosi tersebut,” beber Kristen Tabar, GM Sistem Elektronik di Toyota Technical Center di Ann Arbor.
Keluhan bahwa akselerasi terjadi secara tiba-tiba telah diatasi oleh Toyota dengan memperpendek atau mendesain ulang pedal gas sehingga mengubah permukaan lantai agar celah pedal bertambah. Dengan demikian, gerakan pedal saat kembali pada posisi stasioner lebih lancar.
Di samping itu, Toyota juga sudah menambahkan sistem pengaman elektronik dan fitur brake override. “Kami yakin tidak ada masalah pada sistem kontrol gas elektronik di mobil,” kata juru bicara Toyota, Mike Micheles.

PRODUK BARU
GALERI
MODIFIKASI





