Penjualan Mobil Bergairah, Impor Komponen Melonjak 54 Persen
-

Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkifli BJ
Perakitan mobil paling laku di Indonesia, Avanza dan Xenia di Sunter, Jakarta Utara
-

Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkifli BJ
Sudirman MR di pabrik Daihatsu Indonesia: Produksi terus digenjot!
JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen mobil di Indonesia bersiap menghadapi permintaan yang melonjak. Indikasinya, mereka memborong komponen impor dengan terus meningkat pada pada bulan pertama tahun ini.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor komponen dan kendaraan pada Januari 2010 naik 54 persen atau menjadi US$ 340 juta dibanding Januari 2009 US$ 221 juta. Penyebabnya, kendaraan yang dirakit di Indonesia, masih banyak mengandalkan komponen impor.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman Maman Rusdi menjelaskan, kegiatan produksi di pabrik terus meningkat yang membutuhkan komponen dari vendor lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Sudirman yang juga menjabat Wakil Presiden Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, pabrik Daihatsu saat ini juga tengah menggenjot kapasitas produksinya. Tahun lalu, pabrik mobil terbesar di Indonesia ini mampu memproduksi 220.000 unit mobil.
Tahun ini, produksi ditargetkan mencapai 250.000-260.000 unit seiring lonjakan pasar mobil. "Kita siapkan dana investasi Rp 250 miliar untuk meningkatkan kapasitas terpasang (maksimum) mencapai 286.000 unit pada tahun depan," papar Sudirman.
Kembali menyisir data BPS, nilai impor pada Desember 2009 tercatat US$357,5 juta, sehingga realisasi impor Januari lalu turun 4,67 persen. Artinya, produsen mobil di Indonesia sudah siap menggenjot produksi sejak akhir tahun lalu agar tak kehilangan momentum.
Seperti diketahui, pada Januari penjualan mobil mencapai 52.831 unit, melambung 67,1 persen dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2009. Lonjakan pasar juga diprediksi terjadi pada Februari dengan volume pasar sekitar 51.000-52.000 unit.
"Penjualan pada Februari masih sekitar 50.000 unit, tidak jauh berbeda dari posisi Januari. Ekonomi terus membaik, di luar dua faktor pajak dan situasi politik yang saat ini kami khawatirkan," tambah Johnny Darmawan, Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM).
Di samping kegiatan ekpor mobil yang dirakit di Indonesia juga meningkat. Misalnya, ekpor Honda Freed ke negara tetangga.

PRODUK BARU
GALERI
MODIFIKASI





