Suzuki Ekspor Swift ke Thailand
-

Sumber : - | Author : AGUNG KURNIAWAN
Ratusan Swift mengantri untuk masuk kapal
-

Sumber : - | Author : AGUNG KURNIAWAN
JAKARTA, KOMPAS.com — Pada akhir 2009, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) mencoba melebarkan pasar ekspor dengan menambah model baru hatchback Swift ke Thailand, menyusul duo produk sebelumnya, APV dan Gran Vitara. Kini ATPM mobil Suzuki di Indonesia itu telah memperoleh pesanan 846 unit Swift sepanjang enam bulan pertama tahun ini.
Deputy General Manager Overseas Sales & Marketing SIM Bebin Djuana menjelaskan, setelah peluncuran Swift produksi Indonesia dalam ajang Bangkok Motor Show 2009, kini permintaan ekspor mulai dipenuhi. Ada dua varian Swift yang dikirim berdasarkan permintaan Thailand, yakni STD (standard) dan DLX (deluxe).
"Sampai Mei, bisa dibilang semester pertama ini permintaan Swift ke Thailand sebanyak 120 tipe standard dan 744 untuk deluxe," ujar Bebin di sela pengiriman Swift ke Thailand di Tanjung Priok Car Terminal, Jakarta Utara, Selasa (26/1/2010).
Sebelumnya, lanjut Bebin, SIM juga mengirim 94 unit Swift pada akhir tahun lalu untuk kegiatan promosi di Thailand. Indonesia dipilih pihak prinsipal Suzuki Motor Corp Jepang untuk memasok ke Thailand.
Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lapangan, perbedaan mendasar pada produk hatcback Suzuki ekspor dengan yang ada di pasar lokal Indonesia lebih pada fitur. Berbagai kelengkapan keamanan itu seperti dual-airbags, ABS, EBD, serta fitur mewah semisal sistem pendingin ruangan digital.
"Memang seluruh fitur yang dimasukkan ke Swift ekspor ini sengaja ditingkatkan sesuai standar dan permintaan di Thailand. Bahkan, emisi gas buang produk sudah mencapai euro-4," papar Bebin.
Di sisi lain, SIM tampaknya terus berupaya membuka pasar ekspor baru untuk Swift tahun ini. Bebin menambahkan, pihak prinsipal sudah diusulkan agar Indonesia bisa memasok permintaan ke Australia karena akan lebih ekonomis. Pasalnya, hingga kini pasokan Swift ke Negeri Kanguru masih berasal dari Jepang.
"Kita sudah usulkan, di sana (Australia) menggunakan setir kanan, jadi sama, tak perlu ada perubahan apa-apa. Terlebih kualitas kita juga sudah euro-4, tapi ya kita belum ada perintah dari Jepang. Targetnya tahun ini bisa Australia juga, tapi nantilah lihat perkembangannya," tukas Bebin.

PRODUK BARU
GALERI
MODIFIKASI





