Kamis, 23 Oktober 2014

Otomotif


Konsumsi Bahan Bakar Avanza 1.3 G Otomatik (Bagian 2)

Penulis: Zulkifli BJ | Sabtu, 28 November 2009 | 17:55 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkifli BJ

    Tes kemampuan menanjak di Puncak!

  • Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkifli BJ

    Pada D3, Avanza 1.3 G Otomatik menanjak dengan cukup mantap!

  • Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkifli BJ

    Avanza 1.3G Otomatik versi yang telah didandani.

KOMPAS.com-Setelah menguji kemampuan menanjak Avanza matik pada hari pertama di Puncak pada hari kedua, diuji konsumsi bahan bakarnya. Kelompok KOMPAS.com sempat melakukan beberapa tes untuk melihat kemampuan maksimal MPV matik ini.

Solusi Macet
Target Toyota memproduksi Avanza 1.3 G otomatik (nantinya juga menyusul 1.3 E) adalah untuk menambah varian produknya. Dengan ini, bagi mereka yang memerlukan kenyamanan pada lalu lintas kota-kota besar yang makin macet, bisa memilih Avanza otomatik hanya dengan menambahkan Rp 10 juta dibandingkan versi transmisi manual.

“Kita melihat jalanan Jakarta dan kota-koa besar lain makin macet. Kalau dengan matik, kaki kiri bisa istirahat. Namun bukan berarti tangani kiri yang memindahkan gigi istirahat total. Tetap harus bekerja untuk memindahkan transmisi sesuai dengan medan yang dilalui,” jelas Joko Trisanyoto, Direktur Pemasaran TAM saat berkumpul dengan wartawan di Bandung.

Hari Kedua
Bandung-Jakarta lewat jalan tol Padalarang–Cikampek–Jakarta. Pada rute ini, kelompok KOMPAS.com menguji beberapa karakteristik Avanza otomatik. Hasilnya, sampai kecepatan 120 km/jam cukup stabil. Perpindahan gigi terjadi pada putaran 4.400 rpm.

Kemampuan lain, saat diturunan, bisa dikebut 160 km/jam dengan putaran mesin 5.200 rpm. Sedangkan pada jalanan rata, 150 km/jam, 5.000 rpm.

Akselerasi pada 0- 100 km pada D, 17,4 detik. Sayang pada D3 tidak sempat karena jalanan padat dan permukaan jalan yang tidak rata. Malah perkirakan, kalau dites dengan alat ukur yang presisi, diperkirakan waktunya bisa lebih cepat, sekitar 16 detik.

Hanya saat start, baik D maupn D3, sampai putaran 3.000 rpm terasa agak berat. Namun setelah itu melewai putaran 3.000 rpm, mobil ini akan meluncur lebih cepat dan lebih bertenaga.

Konsumsi BBM
Untuk konsumsi bahan bakar, diukur jarak dari Padalarang (Mason Pine Hotel), muter-muter di Bandung (menuju jalan Setiabudi) dan kembali Jakarta, panitia dari Toyota mengukur konsumsi bahan bakar untuk jarak tempuh rata-rata 126 km. Ternyata, 9 unit otomatik yang digunakan, konsumsi pemakaian bahan bakarnya bervariasi. Paling irit menghabiskan 8,506 liter atau 14,87 km/liter dan paling boros 11,842 liter atau 10,75 km/liter.

“Sangat bergantung pada cara mengemudi. Juga ada faktor kebiasanya, yaitu mereka yang sudah biasa menggunakan mobil transmisi otomatik, hasilnya lebih irit,” simpul Rouli Sijabat setelah melihat hasil tes bahan bakar.

Beberapa data yang lain diperoleh KOMPAS.com, dengan mengoservasi kinerjanya MPV ini, pada “D3”, kecepatan 80 km/jam, putaran mesin 4.000 rpm. Bila meluncur mulus pada dengan kecepatan 80 km/jam, putaran mesin turun 2.800 rpm.

Tak kalah menarik, pada kecepatan 60 km, posisi transmisi “D”, Avanza matik ini meluncur dengan putaran 2.000 rpm. Pada Avanza 1.3 G transmisi manual, gigi 5, kecepatan 60 km/jam, putaran mesin 2.400 rpm. Berarti kalau menggemudikan mobil dengan sabar dan mengoperasikan pedal gas secara gradual, bisa lebih irit! (Tamat)


Editor : Zbj