BMW Bangun Pabrik Baru di China
-

Sumber : - | Author : BMW AG
Kerjasama perluasan pabrik BMW di China dengan mitranya, Brilliance Auto.
-

Sumber : - | Author : BMW-Brilliance
Berbagai aktivitas yang dilakukan BMW untuk menarik konsumen mobil di China!
BEIJING, KOMPAS.com-Bayerische Motoren Werke AG (BMW), produsen mobil mewah terbesar di dunia, berencana membangun pabrik baru di China untuk memenuhi permintaan konsumen mobil premium yang terus meningkat di negara tersebut. Bahkan diperkirakan bisa melewati permintaan pasar mobil mewah di Jepang pada tahun ini.
Untuk itu BMW akan menginvestasikan 560 juta euro (US $732 juta) pada tahap awal untuk memproduksi 100.000 unit mobil per tahun pada 2012. Setelah itu, produksi ditingkatkan menjadi 300.00 unit. Rencana tesebut disampaikan langsung oleh Chief Financial Officer BMW-China, yang juga dewan direksi BMW AG, Jerman, Friedrich Eichiner kemaren di Beijing.
Tantangan Mercedes-Benz
BMW ingin membuat lebih banyak lagi sedan Seri-3 dan Seri-5 di China karena permintaan kendaraan mewah sampai akhir tahun ini tumbuh 28 persen. Ini cukup bagi China melewahi pasar Amerika Serikat, selama ini yang terbesar di dunia.
Penjualan BMW yang dibuat China, termasuk impornya, merek Mini, naik 37 persen dalam 10 bulan pertama 2009. Bahkan pada Oktober lalu, menurut BMW penjualan mereka naik sampai 81 persen dibandingkan periode yang sama pada 2008.
“Ketika pasar berkembang secara menyeluruh, juga terjadi pertumbuhan pada segmen premium. Kapasitas produksi kami sekarang ini belum bisa untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus naik,” jelas Eichiner.
Saat ini penjualan BMW di China masih kalah dibandingkan dengan mobil premium asal Jerman lainnya, yaitu Audi. Khususnya untuk mobil mewah dengan harga di atas 280.000 yuan (US $41.000).
Rencana BMW menikmati pertumbuhan pasar China akan menghadapi tantangan dari Daimler AG, yang merakit sedan Mercedes-Benz C-Class di negara tersebut. CEO Daimler, Dieter Zetsche sehari sebelumnya mengatakan, Mercedes-Benz segera mengeser posisi BMW di China.
Menurut BMW, selama Oktober 2009, pertumbuhan penjualan merek tersebut di China mencapai 81 persen dibanding tahun lalu, cuma 9.558 unit. Group BMW, selama 10 bulan 2009 telah menjual 71.952 unit kendaraan atau naik 36,7 persen.
Seri-5 Khusus China
Di China, BMW bermitra dengan Brilliance China Automotive Holding Ltd., masing-masing berkonstribusi 50 persen untuk menanamkan data buat pabrik baru. Pabrik baru akan merakit sedan Seri-5 baru yang dibuat khusus untuk konsumen di China.
Ciri khas Seri-5 China , jarak sumbu rodanya lebih panjang. Tentang hal ini, menurut BMW - seperti juga di negara kita – pemilik mobil mewah di negara tersebut cenderung menggunakan supir ketimbang menggemudikannya sendiri.
“Kami cukup senang dengan mitra kami, di sini. Tidak ada alasan mencari mitra baru,” jelas Eichiner menanggap pertanyaan apakah BMW berencanana membuat flagship mewahnya, Seri-7 dengan SAIC Motor Co., produsen mobil terbesar di China yang juga bermitra dengan Volkswagen.
Naiknya penjualan BMW dan mobil mewah lainnya, dibantu oleh mandat pemerintah - mulai tahun ini - membolehkan pejabat publik di pemerintahaan pusat dan provinsi menggunakan mobil mewah. “ Polisi yang mengamanan konferensi pers hari ini mengendarai sedan BMW,” kata Eichiner.
Chen Zhenggao, gubernur provinsi Lioning, lokasi pabrik BMW berada di China, mengatakan, pemerintahnya menjadi pionir yang menggunakan merek Jerman sebagai mobil resmi. “Tujuannya, membantu kerjasama,” jelasnya.

PRODUK BARU
GALERI
MODIFIKASI





