Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |    Register   |  

Strategi dan Amunisi Baru untuk Dongkrak Penjualan Mobil Suzuki

AGung Kurniawan | | Selasa, 27 Oktober 2009 | 08:35 WIB
|
Share:
Sumber : - | Author : Maruti-Suzuki

Suzuki Splash, di India dinamakan Ritz. Tahun depan akan meramaikan pasar mobil kota di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mendongkrak penjualan tahun depan, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) sudah menyiapkan strategi dan amunisi baru. Untuk melesatkan posisi penjualan, pabrikan tak segan-segan menambah investasi dan menyodorkan produk baru.

Presiden Direktur SIM Yoshiji Terada menjelaskan, market Suzuki tahun ini memang turun. Sampai September 2009, Suzuki terlempar ke peringkat kelima di bawah Honda, Mitsubishi, Daihatsu, dan Toyota yang menempati peringkat pertama.

"Kami bertekad untuk bisa memperbaiki angka penjualan. Kami siap bangkit lagi. Kebetulan akan ada produk yang benar-benar baru bukan face-lift, bisa Splash atau Kizashi. Kita masih belum bisa informasikan," ujar Yoshiji di Jakarta, baru-baru ini.

Model baru sangat diperlukan untuk merangsang konsumen di pasar domestik. Tahun depan, SIM mengaku akan menambah investasi baru sekitar 50 juta dollar AS untuk menaikkan kapasitas produksi sekaligus menambah model baru. Sekadar mengingatkan, SIM saat ini memiliki pusat perakitan mobil di Tambun, Bekasi, dengan kapasitas produksi sekitar 100.000 unit per tahun.

"Tapi tingkat utilisasi (kapasitas yang digunakan) baru mencapai 50 persen dari total kapasitas produksi yang ada," ungkap Yoshiji.

Terkait produk Splash, Yoshiji menambahkan bahwa saat ini hanya tinggal dua negara yang memproduksi Splash, yakni Hongaria dan India. Sebagai tahap awal, pabrikan akan mengimpor produk ini secara utuh dari negara produsen untuk melihat respons pasar. Selanjutnya, barulah pabrikan mulai membicarakan pusat perakitan.

Terkait produk mid-size sedan terbaru Suzuki, Kizashi, Yoshiji masih enggan membicarakan hal itu lebih lanjut. "Yang pasti akan ada produk baru tahun depan, nantikan saja," paparnya.


SPBU
Lokasi
  + index
Bengkel
Lokasi
  + index

© 2008 - 2012 KOMPAS.COM - All Rights Reserved