Subaru Hentikan Produksi R1 dan R2

Sumber : - | Author : MOTORIMAGE.NET
TERKAIT
JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen mobil asal Jepang, Subaru menghentikan produksi mobil mini R1 dan R2. Produk city car tersebut kurang memperoleh respon yang cukup baik di pasar mobil nasional.
"Ini sudah menjadi keputusan prinsipal. Saat ini, R1 dan R2 sudah dihentikan produksinya," papar Country Manager PT TC Subaru Jimmy Halim di Jakarta, baru-baru ini.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang 2008, merek yang identik dengan wara biru ini hanya mampu menjual sebanyak 26 unit. Per November 2008, R1 dan R2 mengkontribusi sebanyak 10 unit.
Bahkan penjualan terus menurun memasuki tahun 2009. Masih dari Gaikindo, penjualan hingga Agustus 2009 kedua mobil ini hanya laku terjual tujuh unit saja.
Subaru pertama kali memboyong dua saudara kembar ini dalam ajang tahunan International Indonesia Motor Show (IIMS) 2007 lalu. Kedua mobil hadir mengusung mesin bensin berkapasitas 658 cc, yang irit. Diklaim, konsumsi bahan bakar untuk pemakaian konstan mencapai 1:24 atau satu liter bensin untuk 24 kilometer.
Kedua unit ini masing masing dijual dengan harga Rp145-Rp155juta per unit. Untuk ukuran mobil mini terlalu mahal. Saat itu banyak mobil kecil yang mempunyai harga di bawah itu. Seperti Suzuki dengan Karimun, Hyundai menyodorkan Atoz, KIA mempunyai Visto.

PRODUK BARU
GALERI
MODIFIKASI





