Jumat, 19 September 2014

Otomotif


Mercedes-Benz C230T Primadona MB W202

Penulis: | Jumat, 11 September 2009 | 14:44 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : MOTOR/ROBERT SILABAN

  • Sumber : - | Author : MOTOR/ROBERT SILABAN

    Knalpot dari Remus punya suara enak. Velg Carlsson dikasih kelir merah di bibirnya

  • Sumber : - | Author : MOTOR/ROBERT SILABAN

    Head unit Pioneer ODR plus DEQ-P90 dengnan speaker Crescendo Opus

  • Sumber : - | Author : MOTOR/ROBERT SILABAN

    Kompresor dan tabung udara punya tekanan yang kuat

KOMPAS.com - Belum pernahkan melihat mobil stationwagon dimodifikasi habis. Nih, Mercedes-Benz C230T. Tongkrangan mobil asal Jerman buatan 1997 ini jadi sangar. Udah ceper abis, kelir hitam kayak burung Gagak Hitam dipadu sama merah pada bibir velg, tambah keren.

Bagi Radinka Ariapanditya Djan, Mercedes-Benz C230T kepunyaannya dipermak bukan karena ingin tampil beda. Dinka, sapaan akrab Radinka, yakin kalau wagon asal Negeri Hitler ini, bila dimodifikasi bisa ciamik. Malah sekarang menjadi bintang pameran mewakili klubnya MB W202.

Dari sisi eksterior, terutama bodi tak ada yang ekstrem. Tapi, agar tampilan "poll" abis, pemakaian suspensi udara dijabani Dinka. Meski ia tidak bisa tidur siang-malam karena jarang atau bahkan sangat langka C230 dijejali air suspension.

Kebetulan ada buatan Universal Air yang kualitasnya diketahui Dinka lewat internet. Sistem instalasi menggunakan 2 tombol (untuk menaikkan dan menurunkan roda depan dan belakang). Kompresornya mempunyai tekanan mencapai 200 Psi yang diletakan di samping kanan tabung suspensi udara. Untuk depan dikasih 70 Psi (maksimum sampai 100 Psi), sedang belakang 75 Psi (maksimum hanya 90 Psi).

Dengan tongkrongan ceper abis, kurang afdal kalau tidak didukung performa mesin yang mumpuni. Apalagi umumnya tenaga mobil-mobil Eropa (dalam kondisi standar) kurang responsif. Untuk mendongkraknya, dipakailah piggyback dari Dastek Unichip Type Q. "Tenaganya naik sekitar 10%," bilang Teddy, juraga bengkel Rev Engineering yang menyetel piggyback.

Menariknya, pada console box dibikin motif fiberglass. Dinka puas dengan hasil modifikasi. Termasuk juga tenaga mobil yang katanya sangat mudah menembus 200 km/jam. (Rahmat)


Editor :