Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |    Register   |  

Hamilton Ingin Mundur dari McLaren dan F1

A Tjahjo Sasongko | | Minggu, 05 April 2009 | 16:56 WIB
|
Share:
Sumber : - | Author : AFP

Lewis Hamilton

SEPANG, Kompas.com - Pimpinan tim McLaren, Martin Whitmarsh membantah rumor yang menyebut pebalap mereka asal Inggris, Lewis Hamilton ingin mundur karena skandal usai GP Australia pekan lalu.

Whitmarsh merasa perlu mengungkapkan hal ini menyusul berita di media massa Inggris yang menyebut pebalap berusia 24 tahun tersebut ingin meninggalkan McLaren, bahkan mundur dari ajang F1.

Jumat lalu, Hamilton meminta maaf karena  telah memberi keterangan palsu berkaitan dengan insiden yang menyangkut pebalap Toyota, Jarno Trulli di GP Australia, Minggu (29/3). Media massa Inggris menyebut Hamilton telah berbicara dengan pimpinan FIA, Max Mosley berkaitan dengan skandal memalukan ini.

Menurut suratkabar Sunday Times, Hamilton menghubungi Mosley dan menjelaskan bahwa ia diminta petinggi McLaren memberi penjelasan kepada steward lomba bahwa ia tidak pernah diperintahkan untuk membiarkan Trulli melampauinya saat safety car memasuki sirkuit.

"Saya sudah baca berita tentang hal tersebut dan saya sudah berbicara dengan Lewis serta (ayahnya) Anthony," kata Whitmarsh.  "Dari pembaicaraan dengan keduanya, kami menangkap  bahwa komitmen mereka tidak berubah."

Hamilton menggambarkan kasus ini merupakan sesuatu yang terburuk dalam hidupnya. Namun ia menyalahkan direktur olahraga McLaren, Dave Ryan yang telah dihukum skorsing. "Saya diperintahkan oleh manajer tim untuk menyembunyikan informasi dan inilah yang saya lakukan," katanya saat meminta maaf.


SPBU
Lokasi
  + index
Bengkel
Lokasi
  + index

© 2008 - 2012 KOMPAS.COM - All Rights Reserved