Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |    Register   |  

Kasus Hamilton Bawa Korban

A Tjahjo Sasongko | | Jumat, 03 April 2009 | 16:11 WIB
|
Share:
Sumber : - | Author : AFP

Lewis Hamilton

SEPANG, KOMPAS.com — Direktur olahraga McLaren, Dave Ryan, terkena skorsing dan diminta pulang setelah meletusnya skandal yang menyangkut pebalap mereka, Lewis Hamilton, di GP Australia.

Ryan mewakili McLaren bersama Hamilton dalam hearing seusai lomba di hadapan steward di Melbourne. Dalam hearing ini disebutkan, pebalap Italia Jarno Trulli mendahului Hamilton saat safety car masuk sirkuit.

Akibatnya, Trulli dijatuhi penalti 25 detik yang membuatnya merosot ke urutan 12. Sementara Hamilton terdongkrak ke posisi 3 di belakang dua pebalap Brawn, Jenson Button dan Rubens Barrichello.

Namun setelah diadakan hearing kembali di Malaysia, Kamis (2/4), keduanya diputuskan memberikan keterangan yang keliru tentang situasi yang menyebabkan Trulli dijatuhi hukuman.

Menurut pimpinan tim McLaren, Martin Whitmarsh, Ryan harus bertanggung jawab penuh terhadap situasi yang dihadapi timnya. McLaren merupakan warga negara Selandia Baru yang telah bergabung dengan tim McLaren selama 35 tahun.

"Ia merupakan bagian dari tim sejak 1974 dan berperan besar dalam banyak keberhasilan tim di dunia," kata Whitmarsh. "Namun perannya dalam ajang F1 Minggu lalu, terutama kesepakatannya dengan steward FIA menimbulkan risiko terhadap tim. Untuk itu kami meminta maaf."

"Karena itu kami memutuskan menjatuhkan skorsing. Ia sendiri telah menerima hukuman tersebut."


SPBU
Lokasi
  + index
Bengkel
Lokasi
  + index

© 2008 - 2012 KOMPAS.COM - All Rights Reserved