Minggu, 26 Oktober 2014

Otomotif


Parpol di Solo Protes Jadwal Baru Kampanye

Penulis: Sri Rejeki | Kamis, 12 Maret 2009 | 20:17 WIB
|
Share:
Sumber : - | Author : -

SOLO, KOMPAS.com — Partai-partai politik di Kota Solo sempat melayangkan protes atas keluarnya jadwal baru kampanye terbuka dalam sosialisasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo, Kamis (12/3). Ini karena jadwal baru dinilai tidak memenuhi perspektif keadilan dibanding jadwal yang lama.

Ketua DPC Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK) Indonesia Dian Nusandari mengatakan, jadwal partainya yang semula tanggal 24 Maret diganti menjadi tanggal 17 Maret. Padahal, pihaknya diwajibkan menyampaikan izin kampanye kepada kepolisian paling lambat tujuh hari sebelum hari H.

"Perubahan ini kok mendadak, padahal kami harus rapat dulu mencari tempat, melobi tempat itu, lalu menyampaikan izin. Seharusnya ini dipikirkan KPU pusat. Katanya ini pemilu damai tetapi kenyataannya baru soal jadwal saja, kami sudah dibuat kisruh. Jadwal lama justru kami rasakan lebih adil bagi semua partai," kata Dian.

Keberatan juga disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Solo M Muslich. Menurutnya, dalam jadwal yang lama partainya mendapat dua kali kampanye pada putaran terakhir. Sekarang tiba-tiba berganti, yang mendapat dua kali kampanye pada putaran terakhir adalah Partai Demokrat.

"Sebaiknya ke depan KPU dilantik oleh Ketua MPR bukan oleh presiden agar lebih independen," kata Muslich.

Suasana sosialisasi sempat tegang. Ketua KPU Kota Solo Didik Wahyudiono mengatakan tidak bisa berbuat apa-apa karena jadwal baru merupakan kebijakan KPU pusat.


Editor :