Pasar Mobil Malaysia Kena Dampak Krisis Ekonomi Global
Sumber : - | Author : KOMPAS.COM/BASTIAN
KUALA LUMPUR, KAMIS — Tidak hanya Indonesia, ternyata pasar otomotif di negara tetangga, Malaysia, juga mengalami kelesuan akibat dampak krisis finansial global yang belum membaik. Padahal, proteksi dari pemerintah terhadap produk kendaraan nasional sangat luar biasa. Pangsa pasar tahun ini diperkirakan turun 12,4 persen.
Demikian kelompok industri mobil Malaysia mengatakan, Kamis (22/1). "Konsumen diperkirakan menghentikan pembelian kendaraan bermotor. Akibatnya kami (Malaysia) akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih lamban," kata Aishah Ahmad, pimpinan Asosiasi Otomotif Malaysia atau Malaysian Automotive Association (MAA).
Kelompok industri tersebut memperkirakan penjualan pada angka 480.000 unit untuk 2009, turun dari 548.115 unit tahun lalu. Namun, penjualan untuk 2008 di pasar mobil penumpang terbesar Asia Tenggara naik 12,5 persen, lebih tinggi ketimbang prediksi sebelumnya, 510.000 unit. Hal itu didorong kuatnya pertumbuhan ekonomi dan sentimen konsumen positif pada tiga kuartal pertama 2008. Hal itu dikatakan asosiasi tersebut dalam sebuah pernyataan.
Aishah mengatakan, penjualan 2008 tercatat sebagai yang tertinggi kedua setelah 2005, yang ketika itu menjual sebanyak 552.316 unit. Sekalipun daya beli sedikit melemah, pimpinan asosiasi itu melihat tidak akan ada penurunan tajam seperti dialami di Amerika dan Eropa, termasuk di Indonesia, yang total penjualan tahun ini ditargetkan sekitar 400.000 unit atau anjlok 30 sampai 40 persen.
"Kami tidak mengharapkan para pemain industri menghentikan tenaga kerja mereka. Sejauh ini memang belum terjadi, tetapi mereka akan lebih hati-hati mencermati biaya," kata Aishah yang membocorkan kalau Proton dan Perodua akan mengeluarkan model-model baru, selain itu juga akan memproduksi kendaraan kompak guna mempertahankan pembelian.

PRODUK BARU
GALERI
MODIFIKASI





