Sabtu, 2 Agustus 2014

Otomotif


Busi Iridium Membuat Pembakaran Optimal

Penulis: | Rabu, 14 Januari 2009 | 08:41 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : MOTOR/ARTHA, ANDRI

  • Sumber : - | Author : MOTOR/ARTHA, ANDRI

    Tiga busi Iridium dari NGK serta Autolite (kanan atas)

  • Sumber : - | Author : MOTOR/ARTHA, ANDRI

    Busi bikinan HKS

  • Sumber : - | Author : MOTOR/ARTHA, ANDRI

    Busi dari Graddy

Di pusat perbelanjaan suku cadang (onderdil) atau toko-toko aksesori, tersedia beragam jenis busi (spark plug) mobil dari berbagai merek. Ada yang standar, high performance, sampai khusus buat kompetisi.

Nah, dari banyak jenis ini, ada yang disebut busi iridium. Generasi baru yang ujung inti elektrodanya merupakan campuran iridium dan rodium (iridium alloy) dan tergolong berkemampuan tinggi. Cocok untuk mesin mobil yang sudah dimodifikasi (stage satu) karena campuran bahan bakar udara yang miskin dapat dikoreksi sehingga pembakaran jadi sempurna.

Untuk mesin yang masih standar, mekanik balap Wie Wie Rianto menyarankan jangan menggunakan busi yang berkemampuan tinggi. Selain tidak sesuai dengan kapasitas mesin, menurutnya busi sejenis itu butuh bensin beroktan tinggi.

Maka dari itu, lihat dulu kemampuan tungganganmu. Apakah high atau low compression. Sebabnya, perbedaan itu bisa berakibat fatal jika salah pasang busi. "Beda mengaplikasi nomor atau jenis busi yang tertera pada kemasan akan mengakibatkan rusaknya ECU," bilang Rudy, punggawa Lestari Motor.

Yang lebih penting lagi, menghadapi musim hujan seperti sekarang, busi perlu diganti agar kondisi mesin tetap prima.

Cara membaca kode busi
Umumnya, dari segi bentuk dibedakan atas dua jenis, yakni busi berelektroda dan yang high performance; busi panas atau dingin. Karakteristik itulah menjadi kode yang berbeda dan tertera pada lapisan keramik busi.

Angka 1-8 berkarakter panas, sedangkan 9-14 menandakan busi dingin. Kebalikan dengan merek Bosch, angka besar berarti panas, dan kecil dingin.

Busi jenis high performance yang tonjolan elektrodanya di tengah tidak tampak. Karakteristik busi ini lebih dingin dari iridium biasa. Penggunaannya khusus buat mobil-mobil yang berkompresi tinggi.

Macam busi Iridium
1. NGK IRI WAY 7. Cocok untuk mobil yang masih standar dan semburan apinya lebih besar. Harga sekitar Rp 450.000 satu set.

2. NGK RACING COMPETITION. Busi dingin digunakan untuk mesin spesifikasi turbo dan handal melibas trek panjang. Dipakai pada Mitsubishi Evolution. Harga berkisar Rp 1,4 juta sampai Rp 1,6 juta per set.

3. AUTOLITE XP EXTREME PERFORMANCE. Kelebihannya ada kandungan platinum di elektrodanya, membuat daya lecut api semakin tinggi. Buat penyuka speed and performance direkomendasikan untuk memakai spark plug Amrik yang berharga Rp 240.000 per set.

4. GRAGGY RACING PLUG. Bisa diaplikasikan pada mesin yang memakai turbo atau N/A atau sudah dikorek. Dibanderol Rp 210.000 per buah.

5. HKS SUPER FIRE RACING. Buatan Jepang dan cocok untuk kendaraan yang memakai turbo atau yang low compression. Pada pembungkusnya tertulis angka 9 berarti tipe dingin.

6. NGK IRIDIUM IX. Tertera angka 6 berarti bisa dipasang pada mesin standar. Umur pemakaian sekitar 1 tahun, tergantung pengapiannya. Harga satu set Rp 450.000. (Andri)


Editor :